Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Bantu Korban Kebakaran Uang Sewa Rumah Selama Setahun

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    18 Maret 2024 pukul 15:26 WITA

    Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (tengah) saat mengunjungi lokasi kebakaran di Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Usai terjadi kebakaran di kawasan RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengunjungi dan melihat langsung kondisinya dilapangan, Senin (18/3/2024).

    Disela kunjungan, Rahmad mengucapkan turut berduka atas musibah kebakaran yang terjadi di tengah bulan ramadan ini.

    "Tentu kami merasa perihatin atas musibah ini, kita doakan mereka diberikan ketabahan," ucap Rahmad, saat berada di lokasi kebakaran.

    Pastinya, kata dia, pemerintah akan mendata warga yang terdampak, termasuk juga memberikan jaminan uang sewa rumah selama 12 bulan (setahun).

    Selain itu, pihaknya juga akan membangun tempat penampungan di kawasan Kantor Kecamatan Balikpapan Kota.

    "Selain itu, kami juga akan membangun dapur umum untuk memfasilitasi warga terdampak, apalagi ini bulan puasa," jelasnya.

    Sementara untuk kebutuhan anak sekolah seperti seragam dan lainnya, akan ditanggung oleh pemerintah kota. Termasuk surat kepemilikan rumah berupa sertifikat, tentu akan dikoordinasikan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan, mengingat disana pasti ada duplikasinya.

    Perlu diketahui jika bencana kebakaran akhir-akhir ini alami peningkatan. Bahkan pemerintah selalu memberikan edukasi kepada warga, terutama wilayah yang rentan terhadap kebakaran.

    "Terutama di kawasan pemukiman, yang rumah-rumah kayu betul-betul dijaga, seperti memastikan kompor dalam keadaan mati dan juga instalasi listrik yang sudah puluhan tahun agar dicek kembali," terangnya.

    Dan berdasarkan laporan ketua RT setempat, kebakaran ini berdampak kepada 257 jiwa atau 49 KK dan lebih dari 40 rumah yang rusak terbakar. 

    "Ini masih di data juga, mungkin belum final jumlahnya," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Bantu Korban Kebakaran Uang Sewa Rumah Selama Setahun

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    18 Maret 2024 pukul 15:26 WITA

    Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud (tengah) saat mengunjungi lokasi kebakaran di Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Usai terjadi kebakaran di kawasan RT 9 Kelurahan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengunjungi dan melihat langsung kondisinya dilapangan, Senin (18/3/2024).

    Disela kunjungan, Rahmad mengucapkan turut berduka atas musibah kebakaran yang terjadi di tengah bulan ramadan ini.

    "Tentu kami merasa perihatin atas musibah ini, kita doakan mereka diberikan ketabahan," ucap Rahmad, saat berada di lokasi kebakaran.

    Pastinya, kata dia, pemerintah akan mendata warga yang terdampak, termasuk juga memberikan jaminan uang sewa rumah selama 12 bulan (setahun).

    Selain itu, pihaknya juga akan membangun tempat penampungan di kawasan Kantor Kecamatan Balikpapan Kota.

    "Selain itu, kami juga akan membangun dapur umum untuk memfasilitasi warga terdampak, apalagi ini bulan puasa," jelasnya.

    Sementara untuk kebutuhan anak sekolah seperti seragam dan lainnya, akan ditanggung oleh pemerintah kota. Termasuk surat kepemilikan rumah berupa sertifikat, tentu akan dikoordinasikan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Balikpapan, mengingat disana pasti ada duplikasinya.

    Perlu diketahui jika bencana kebakaran akhir-akhir ini alami peningkatan. Bahkan pemerintah selalu memberikan edukasi kepada warga, terutama wilayah yang rentan terhadap kebakaran.

    "Terutama di kawasan pemukiman, yang rumah-rumah kayu betul-betul dijaga, seperti memastikan kompor dalam keadaan mati dan juga instalasi listrik yang sudah puluhan tahun agar dicek kembali," terangnya.

    Dan berdasarkan laporan ketua RT setempat, kebakaran ini berdampak kepada 257 jiwa atau 49 KK dan lebih dari 40 rumah yang rusak terbakar. 

    "Ini masih di data juga, mungkin belum final jumlahnya," tutupnya.

    (Sf/Rs)