Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Ajak Warga Aktifkan IKD untuk Permudah Akses Layanan Publik

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Juli 2026 pukul 09:42 WITA

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). 

    Masyarakat diimbau segera mengaktifkan IKD, agar lebih mudah mengakses berbagai layanan pemerintahan secara cepat, aman dan efisien.

    Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern dan berbasis teknologi.

    Menurutnya, digitalisasi administrasi kependudukan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui IKD, warga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dokumen fisik, karena identitas kependudukan dapat diakses secara digital melalui perangkat telepon seluler.

    “Pemkot Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat dan modern melalui transformasi digital. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat yang telah memenuhi persyaratan agar segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital, karena akan memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan publik secara praktis, aman dan efisien,” ucap Bagus kepada awak media, Selasa (7/7/2026).

    Selain mempermudah pelayanan administrasi, Bagus menilai digitalisasi juga berperan penting dalam mendukung perlindungan sosial melalui pemanfaatan satu data yang akurat dan terintegrasi.

    Dengan data kependudukan yang valid, pemerintah dapat menyalurkan berbagai program bantuan sosial secara lebih tepat sasaran, transparan dan akuntabel. Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memperbarui data kependudukannya apabila terjadi perubahan, seperti perpindahan alamat, perubahan status perkawinan, penambahan anggota keluarga, maupun perubahan data penting lainnya.

    “Pemanfaatan satu data akan menjadikan seluruh data lebih akurat dan terintegrasi, sehingga penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dan musim kemarau.

    Dia berharap Kota Balikpapan tetap memperoleh curah hujan yang cukup sehingga tidak mengalami kemarau berkepanjangan.

    “Meski begitu warga diminta tetap menjaga lingkungan melalui kegiatan gotong royong serta mengantisipasi kemungkinan berkurangnya pasokan air bersih,” tambahnya.

    Pemkot Balikpapan bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus memantau kondisi ketersediaan air bersih di berbagai wilayah. Masyarakat juga disarankan menyiapkan cadangan air, salah satunya dengan menyediakan tandon sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan distribusi.

    “Kami berharap Kota Balikpapan tetap mendapatkan hujan sehingga tidak mengalami kemarau panjang. Namun masyarakat tetap perlu menjaga lingkungan, bergotong royong, serta mempersiapkan cadangan air apabila diperlukan,” imbuhnya.

    Wawali menambahkan, musim kemarau yang berkepanjangan juga berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Oleh sebab itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam beraktivitas.

    Ia mengimbau warga menggunakan air secara bijaksana, tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, serta tidak meninggalkan kompor menyala saat rumah ditinggalkan.

    “Dengan kemarau yang panjang, kami semua wajib meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko kebakaran. Kesadaran masyarakat sangat penting agar berbagai potensi bencana dapat dicegah sejak dini,” tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pemkot Balikpapan Ajak Warga Aktifkan IKD untuk Permudah Akses Layanan Publik

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Juli 2026 pukul 09:42 WITA

    Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mendorong transformasi digital dalam pelayanan publik melalui penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD). 

    Masyarakat diimbau segera mengaktifkan IKD, agar lebih mudah mengakses berbagai layanan pemerintahan secara cepat, aman dan efisien.

    Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern dan berbasis teknologi.

    Menurutnya, digitalisasi administrasi kependudukan menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui IKD, warga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dokumen fisik, karena identitas kependudukan dapat diakses secara digital melalui perangkat telepon seluler.

    “Pemkot Balikpapan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat dan modern melalui transformasi digital. Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat yang telah memenuhi persyaratan agar segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital, karena akan memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan publik secara praktis, aman dan efisien,” ucap Bagus kepada awak media, Selasa (7/7/2026).

    Selain mempermudah pelayanan administrasi, Bagus menilai digitalisasi juga berperan penting dalam mendukung perlindungan sosial melalui pemanfaatan satu data yang akurat dan terintegrasi.

    Dengan data kependudukan yang valid, pemerintah dapat menyalurkan berbagai program bantuan sosial secara lebih tepat sasaran, transparan dan akuntabel. Karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memperbarui data kependudukannya apabila terjadi perubahan, seperti perpindahan alamat, perubahan status perkawinan, penambahan anggota keluarga, maupun perubahan data penting lainnya.

    “Pemanfaatan satu data akan menjadikan seluruh data lebih akurat dan terintegrasi, sehingga penyaluran bantuan sosial dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel,” jelasnya.

    Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dan musim kemarau.

    Dia berharap Kota Balikpapan tetap memperoleh curah hujan yang cukup sehingga tidak mengalami kemarau berkepanjangan.

    “Meski begitu warga diminta tetap menjaga lingkungan melalui kegiatan gotong royong serta mengantisipasi kemungkinan berkurangnya pasokan air bersih,” tambahnya.

    Pemkot Balikpapan bersama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus memantau kondisi ketersediaan air bersih di berbagai wilayah. Masyarakat juga disarankan menyiapkan cadangan air, salah satunya dengan menyediakan tandon sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan distribusi.

    “Kami berharap Kota Balikpapan tetap mendapatkan hujan sehingga tidak mengalami kemarau panjang. Namun masyarakat tetap perlu menjaga lingkungan, bergotong royong, serta mempersiapkan cadangan air apabila diperlukan,” imbuhnya.

    Wawali menambahkan, musim kemarau yang berkepanjangan juga berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Oleh sebab itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam beraktivitas.

    Ia mengimbau warga menggunakan air secara bijaksana, tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, serta tidak meninggalkan kompor menyala saat rumah ditinggalkan.

    “Dengan kemarau yang panjang, kami semua wajib meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko kebakaran. Kesadaran masyarakat sangat penting agar berbagai potensi bencana dapat dicegah sejak dini,” tutupnya.

    (Sf/Lo)