Seputar Kaltim

    Pemkab Sambut Kepulangan Jemaah Haji PPU, Ada Cerita dan Oleh-oleh untuk Cucu

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    19 Juni 2026 pukul 08:22 WITA

    Suasana penyambutan jamaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara setibanya di Islamic Center PPU usai menunaikan ibadah haji. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)

    Penajam - Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 1447 Hijriah disambut haru keluarga di Aula Lantai 1 Islamic Center PPU, Kamis (18/6/2026).

    Dari total 148 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, satu orang dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi.

    Penyambutan dilakukan Pemerintah Kabupaten PPU bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan dipimpin Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin.

    Waris mengatakan secara umum perjalanan ibadah berjalan lancar meski sempat diwarnai kabar duka dari salah satu jemaah.

    "Mulai keberangkatan selama perjalanan alhamdulillah selamat tiba di Madinah. Tapi ada satu jemaah kita yang kondisi kesehatannya kurang baik, setelah tawaf meninggal dan dimakamkan di sana. Beliau sudah lanjut usia," kata Waris.

    Meski demikian, ia memastikan seluruh jemaah lainnya kembali ke tanah air dengan selamat.

    "Sisanya alhamdulillah tiba kembali ke tanah air dengan selamat. Kita lihat penjemput dari pihak keluarga juga sangat antusias," ujarnya.

    Ia mengingatkan para jemaah agar terus menjaga kualitas ibadah setelah kembali ke daerah masing-masing. Jemaah diharapkan tetap mempertahankan kebiasaan baik yang telah dilakukan selama berada di Makkah dan Madinah serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

    Suasana penyambutan jemaah haji sendiri berlangsung hangat. Pelukan keluarga, tangis haru, hingga cerita perjalanan selama di Tanah Suci mewarnai kedatangan empat rombongan bus jemaah.

    Salah satu jemaah asal Kecamatan Sepaku, Syahrudin, mengaku kepulangan kali ini menjadi momen yang sulit digambarkan. Ia baru pertama kali menunaikan ibadah haji setelah menggantikan orang tuanya yang telah menunggu antrean selama 15 tahun.

    Dari sejumlah barang yang dibawanya, deretan boneka unta menjadi yang paling menarik perhatian. Oleh-oleh itu sengaja diborong untuk dibagikan kepada anak dan cucunya di rumah.

    "Ini untuk anak cucu. Demi anak cucu kita, cuma ini aja yang bisa dibawa," katanya sambil tersenyum.

    Pria berusia 48 tahun itu bilang, bukan oleh-oleh yang paling membekas baginya. Ia mengaku pengalaman paling berkesan selama di Tanah Suci adalah saat menjalani tawaf dan melihat Ka'bah secara langsung dari jarak dekat.

    Ia juga memanfaatkan kesempatan selama di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah sunah dan berziarah, termasuk berkunjung ke makam Nabi Muhammad SAW.

    Menurutnya, pelaksanaan haji tahun ini berjalan cukup baik karena dukungan transportasi dan fasilitas yang memudahkan jamaah berpindah lokasi ibadah.

    Usai penyambutan, panitia menginformasikan koper besar dan air zam-zam jemaah dapat diambil di kantor penyelenggara dengan menunjukkan kupon pengambilan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Sambut Kepulangan Jemaah Haji PPU, Ada Cerita dan Oleh-oleh untuk Cucu

    Penulis:Cindy|Redaktur:Rusdianto
    19 Juni 2026 pukul 08:22 WITA

    Suasana penyambutan jamaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara setibanya di Islamic Center PPU usai menunaikan ibadah haji. (Foto: Cindy/Seputarfakta.com)

    Penajam - Kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun 1447 Hijriah disambut haru keluarga di Aula Lantai 1 Islamic Center PPU, Kamis (18/6/2026).

    Dari total 148 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, satu orang dilaporkan meninggal dunia saat menjalani rangkaian ibadah di Arab Saudi.

    Penyambutan dilakukan Pemerintah Kabupaten PPU bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan dipimpin Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin.

    Waris mengatakan secara umum perjalanan ibadah berjalan lancar meski sempat diwarnai kabar duka dari salah satu jemaah.

    "Mulai keberangkatan selama perjalanan alhamdulillah selamat tiba di Madinah. Tapi ada satu jemaah kita yang kondisi kesehatannya kurang baik, setelah tawaf meninggal dan dimakamkan di sana. Beliau sudah lanjut usia," kata Waris.

    Meski demikian, ia memastikan seluruh jemaah lainnya kembali ke tanah air dengan selamat.

    "Sisanya alhamdulillah tiba kembali ke tanah air dengan selamat. Kita lihat penjemput dari pihak keluarga juga sangat antusias," ujarnya.

    Ia mengingatkan para jemaah agar terus menjaga kualitas ibadah setelah kembali ke daerah masing-masing. Jemaah diharapkan tetap mempertahankan kebiasaan baik yang telah dilakukan selama berada di Makkah dan Madinah serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

    Suasana penyambutan jemaah haji sendiri berlangsung hangat. Pelukan keluarga, tangis haru, hingga cerita perjalanan selama di Tanah Suci mewarnai kedatangan empat rombongan bus jemaah.

    Salah satu jemaah asal Kecamatan Sepaku, Syahrudin, mengaku kepulangan kali ini menjadi momen yang sulit digambarkan. Ia baru pertama kali menunaikan ibadah haji setelah menggantikan orang tuanya yang telah menunggu antrean selama 15 tahun.

    Dari sejumlah barang yang dibawanya, deretan boneka unta menjadi yang paling menarik perhatian. Oleh-oleh itu sengaja diborong untuk dibagikan kepada anak dan cucunya di rumah.

    "Ini untuk anak cucu. Demi anak cucu kita, cuma ini aja yang bisa dibawa," katanya sambil tersenyum.

    Pria berusia 48 tahun itu bilang, bukan oleh-oleh yang paling membekas baginya. Ia mengaku pengalaman paling berkesan selama di Tanah Suci adalah saat menjalani tawaf dan melihat Ka'bah secara langsung dari jarak dekat.

    Ia juga memanfaatkan kesempatan selama di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah sunah dan berziarah, termasuk berkunjung ke makam Nabi Muhammad SAW.

    Menurutnya, pelaksanaan haji tahun ini berjalan cukup baik karena dukungan transportasi dan fasilitas yang memudahkan jamaah berpindah lokasi ibadah.

    Usai penyambutan, panitia menginformasikan koper besar dan air zam-zam jemaah dapat diambil di kantor penyelenggara dengan menunjukkan kupon pengambilan.

    (Sf/Rs)