Cari disini...
Seputar Kaltim
Pelaksanaan job fit ASN PPU yang berlangsung di Balikpapan (Dok: Humassetkabppu)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penataan ulang posisi jabatan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya eselon II atau kepala dinas.
Restrukturisasi ini dilakukan melalui kegiatan job fit yang dilaksanakan di Balikpapan dan ditargetkan selesai pada akhir 2025, karena perlu adanya penyesuaian struktur organisasi dan arah kebijakan menjelang pelaksanaan APBD 2026.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya untuk memastikan setiap pejabat di lingkungan Pemkab PPU ditempatkan sesuai kompetensi, kebutuhan organisasi dan lainnya.
“Semuanya akan dilakukan perombakan, terutama yang dari eselon II,” ujar Bupati PPU, Mudyat Noor, Senin (8/12/2025).
“Kita coba memetakan potensi dan kompetensi yang dimiliki pejabat kita itu tepatnya di mana,” tambahnya.
Mudyat menegaskan penentuan setiap pejabat melalui job fit sepenuhnya dilakukan berdasarkan sistem merit, bukan berlandaskan pada hubungan emosional maupun kepentingan tertentu.
“Bagi yang masih bisa bekerja akan mendapat kesempatan besar untuk mendapatkan jabatan yang diinginkan. Tapi bagi yang tidak bisa bekerja, maka mohon maaf minggir dulu,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pelaksanaan job fit ASN PPU yang berlangsung di Balikpapan (Dok: Humassetkabppu)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penataan ulang posisi jabatan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya eselon II atau kepala dinas.
Restrukturisasi ini dilakukan melalui kegiatan job fit yang dilaksanakan di Balikpapan dan ditargetkan selesai pada akhir 2025, karena perlu adanya penyesuaian struktur organisasi dan arah kebijakan menjelang pelaksanaan APBD 2026.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya untuk memastikan setiap pejabat di lingkungan Pemkab PPU ditempatkan sesuai kompetensi, kebutuhan organisasi dan lainnya.
“Semuanya akan dilakukan perombakan, terutama yang dari eselon II,” ujar Bupati PPU, Mudyat Noor, Senin (8/12/2025).
“Kita coba memetakan potensi dan kompetensi yang dimiliki pejabat kita itu tepatnya di mana,” tambahnya.
Mudyat menegaskan penentuan setiap pejabat melalui job fit sepenuhnya dilakukan berdasarkan sistem merit, bukan berlandaskan pada hubungan emosional maupun kepentingan tertentu.
“Bagi yang masih bisa bekerja akan mendapat kesempatan besar untuk mendapatkan jabatan yang diinginkan. Tapi bagi yang tidak bisa bekerja, maka mohon maaf minggir dulu,” tandasnya.
(Sf/Lo)