Seputar Kaltim

    Pemkab PPU Targetkan 21 Pamsimas Aktif 2026, Mampu Layani 8.600 Rumah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    15 September 2025 pukul 16:39 WITA

    Potret kran air (Dok: Pixabay)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di 21 desa dan kelurahan mulai diaktifkan pada 2026 mendatang.

    Direktur Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT), Abdul Rasyid mengatakan apabila 21 PAMSIMAS berhasil diaktifkan, maka diproyeksikan mampu melayani 8.600 Sambungan Rumah (SR). 

    “Kalau itu aktif, maka cakupan layanan air kita naik 18 persen dari yang saat ini 34 persen,” ucap Abdul Rasyid, Senin (15/9/2025).

    Sebelumnya, kepala daerah telah memanggil seluruh desa dan kelurahan, BUMDes, Ketua Koperasi Merah Putih, LPM serta BPD untuk menyelaraskan persepsi mengenai pemanfaatan PAMSIMAS.

    Ia menyampaikan pengaktifan PAMSIMAS merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan air bersih hingga ke pelosok dan pedesaan.

    Tercatat kini baru tiga PAMSIMAS yang dinyatakan masih aktif beroperasi. Lokasinya berada di Telemow, Semoi dan Babulu Laut. 

    Pemerintah daerah (pemda), kata dia, berencana memanggil seluruh kepala desa dan lurah pada 15-16 September 2025 untuk membahas lebih lanjut terkait pengaktifan PAMSIMAS.

    Abdul Rasyid menerangkan pengaktifan PAMSIMAS membutuhkan biaya besar. Diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp2 miliar per unitnya, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti sistem pengolahan air.

    “Dari Perumda AMDT tidak memiliki dana yang cukup untuk mengakomodir pengaktifan PAMSIMAS, sehingga kita akan mengandalkan bantuan dari berbagai pihak, seperti PU dan lainnya,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pemkab PPU Targetkan 21 Pamsimas Aktif 2026, Mampu Layani 8.600 Rumah

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    15 September 2025 pukul 16:39 WITA

    Potret kran air (Dok: Pixabay)

    Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di 21 desa dan kelurahan mulai diaktifkan pada 2026 mendatang.

    Direktur Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT), Abdul Rasyid mengatakan apabila 21 PAMSIMAS berhasil diaktifkan, maka diproyeksikan mampu melayani 8.600 Sambungan Rumah (SR). 

    “Kalau itu aktif, maka cakupan layanan air kita naik 18 persen dari yang saat ini 34 persen,” ucap Abdul Rasyid, Senin (15/9/2025).

    Sebelumnya, kepala daerah telah memanggil seluruh desa dan kelurahan, BUMDes, Ketua Koperasi Merah Putih, LPM serta BPD untuk menyelaraskan persepsi mengenai pemanfaatan PAMSIMAS.

    Ia menyampaikan pengaktifan PAMSIMAS merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan layanan air bersih hingga ke pelosok dan pedesaan.

    Tercatat kini baru tiga PAMSIMAS yang dinyatakan masih aktif beroperasi. Lokasinya berada di Telemow, Semoi dan Babulu Laut. 

    Pemerintah daerah (pemda), kata dia, berencana memanggil seluruh kepala desa dan lurah pada 15-16 September 2025 untuk membahas lebih lanjut terkait pengaktifan PAMSIMAS.

    Abdul Rasyid menerangkan pengaktifan PAMSIMAS membutuhkan biaya besar. Diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp2 miliar per unitnya, lengkap dengan fasilitas pendukung seperti sistem pengolahan air.

    “Dari Perumda AMDT tidak memiliki dana yang cukup untuk mengakomodir pengaktifan PAMSIMAS, sehingga kita akan mengandalkan bantuan dari berbagai pihak, seperti PU dan lainnya,” tandasnya.

    (Sf/Lo)