Cari disini...
Seputar Kaltim
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU, Hadi Saputro. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Kontribusi perusahaan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun sebelumnya tercatat sekitar Rp3 miliar.
Pemkab kini menyiapkan daftar kebutuhan pembangunan agar dukungan perusahaan lebih mudah diarahkan ke program yang dibutuhkan masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab PPU, Hadi Saputro, mengatakan ada 39 perusahaan, termasuk Perumda, yang tergabung dalam Forum TJSL PPU.
Pemkab tidak menentukan program perusahaan secara sepihak. Kebutuhan pembangunan yang berasal dari usulan Musrenbang kecamatan dihimpun menjadi long list untuk disampaikan kepada perusahaan melalui Forum TJSL.
"Long list itu menjadi guidance teman-teman perusahaan untuk melakukan proyek-proyek tertentu sesuai dengan kepentingan perusahaan," kata Hadi, Kamis (20/8/2026).
Daftar tersebut memuat beragam kebutuhan, mulai dari infrastruktur, pertanian, UMKM, ekonomi hingga kebutuhan sosial masyarakat. Perusahaan kemudian dapat menyesuaikan dukungan dengan bidang usaha dan kemampuan masing-masing.
Skema itu sekaligus menjadi cara Pemkab menghindari program TJSL berjalan sendiri atau mengulang kegiatan yang sudah dibiayai pemerintah daerah.
"Supaya nanti tidak tumpang tindih antara yang dikerjakan Forum TJSL dengan pemerintah daerah. Jadi saling support, saling mengisi," ujarnya.
Hadi menyebut kontribusi sekitar Rp3 miliar pada tahun sebelumnya masih berpeluang ditingkatkan. Pemkab berharap lebih banyak kebutuhan dalam long list yang dapat diambil perusahaan untuk didukung melalui TJSL.
"Harapan kita di tahun ini mudah-mudahan lebih besar," katanya.
Forum TJSL PPU sendiri telah menghimpun 39 perusahaan. Pemkab juga telah menyiapkan naskah forum dan tinggal menunggu penandatanganan Bupati PPU.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab PPU, Hadi Saputro. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)
Penajam - Kontribusi perusahaan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tahun sebelumnya tercatat sekitar Rp3 miliar.
Pemkab kini menyiapkan daftar kebutuhan pembangunan agar dukungan perusahaan lebih mudah diarahkan ke program yang dibutuhkan masyarakat.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab PPU, Hadi Saputro, mengatakan ada 39 perusahaan, termasuk Perumda, yang tergabung dalam Forum TJSL PPU.
Pemkab tidak menentukan program perusahaan secara sepihak. Kebutuhan pembangunan yang berasal dari usulan Musrenbang kecamatan dihimpun menjadi long list untuk disampaikan kepada perusahaan melalui Forum TJSL.
"Long list itu menjadi guidance teman-teman perusahaan untuk melakukan proyek-proyek tertentu sesuai dengan kepentingan perusahaan," kata Hadi, Kamis (20/8/2026).
Daftar tersebut memuat beragam kebutuhan, mulai dari infrastruktur, pertanian, UMKM, ekonomi hingga kebutuhan sosial masyarakat. Perusahaan kemudian dapat menyesuaikan dukungan dengan bidang usaha dan kemampuan masing-masing.
Skema itu sekaligus menjadi cara Pemkab menghindari program TJSL berjalan sendiri atau mengulang kegiatan yang sudah dibiayai pemerintah daerah.
"Supaya nanti tidak tumpang tindih antara yang dikerjakan Forum TJSL dengan pemerintah daerah. Jadi saling support, saling mengisi," ujarnya.
Hadi menyebut kontribusi sekitar Rp3 miliar pada tahun sebelumnya masih berpeluang ditingkatkan. Pemkab berharap lebih banyak kebutuhan dalam long list yang dapat diambil perusahaan untuk didukung melalui TJSL.
"Harapan kita di tahun ini mudah-mudahan lebih besar," katanya.
Forum TJSL PPU sendiri telah menghimpun 39 perusahaan. Pemkab juga telah menyiapkan naskah forum dan tinggal menunggu penandatanganan Bupati PPU.
(Sf/Rs)