Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabag Kesra Pemkab PPU, Muhammad Daud.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) kembali membuka pendaftaran beasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Migas Balikpapan, gelombang kedua pada 2024 ini.
Beasiswa itu merupakan kerjasama antara Pemkab PPU dan STT Migas Balikpapan yang sudah berjalan selama tiga tahun.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab PPU, Muhammad Daud menyebut pendaftaran beasiswa dibuka pada 19 hingga 22 Agustus 2024. Dengan menyediakan berbagai Program Studi (Prodi) diantaranya S1 Prodi Perminyakan, S1 Prodi Industri, S1 Prodi Geologi dan lainnya.
“Ini merupakan sebuah peluang bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi tak memiliki biaya, maka pendaftaran beasiswa ini sangat disarankan,” ucap Daud, Senin (19/8/2024).
Daud mengungkapkan terkait persyaratan yang perlu dipenuhi oleh pendaftar hanyalah harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdomisili PPU dan Ijazah PPU. Untuk mendaftar, masyarakat hanya perlu mendatangi kantor STT Migas Balikpapan atau mengecek website di akun resmi STT Migas Balikpapan.
Selain itu bagi penerima beasiswa, akan mendapatkan uang muka dan UKT kuliahnya ditanggung sampai delapan semester. Tetapi beasiswa tersebut tidak termasuk dengan biaya hidup.
“Bagi penerima diharapkan pendidikan selama empat tahun itu harus selesai, jika tidak ketika mereka ingin lanjut harus menanggung biayanya sendiri,” jelas Daud.
Kata dia, pendaftaran ini dibuka karena ada sisa kuota yang belum terpenuhi pada gelombang pertama yang digelar pada awal Agustus 2024 lalu, dengan menyediakan kuota sekitar 20.
“Antusias masyarakat sedikit sekali saat gelombang pertama, bahkan yang mengikuti pendaftaran beasiswa itu hanya 11 orang sedangkan yang hadir saat dilakukan tes terdapat sembilan orang saja,” tuturnya.
Maka dari itu, dirinya berharap pada gelombang kedua ini dapat terserap dengan baik karena ini upaya Pemkab PPU memberikan peluang bagi yang memiliki kendala biaya untuk melanjutkan pendidikan.
“Beasiswa ini seharusnya dapat diserap oleh masyarakat agar dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas khususnya di PPU supaya mampu bersaing secara luas,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabag Kesra Pemkab PPU, Muhammad Daud.(Foto:Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) kembali membuka pendaftaran beasiswa Sekolah Tinggi Teologi (STT) Migas Balikpapan, gelombang kedua pada 2024 ini.
Beasiswa itu merupakan kerjasama antara Pemkab PPU dan STT Migas Balikpapan yang sudah berjalan selama tiga tahun.
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab PPU, Muhammad Daud menyebut pendaftaran beasiswa dibuka pada 19 hingga 22 Agustus 2024. Dengan menyediakan berbagai Program Studi (Prodi) diantaranya S1 Prodi Perminyakan, S1 Prodi Industri, S1 Prodi Geologi dan lainnya.
“Ini merupakan sebuah peluang bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tetapi tak memiliki biaya, maka pendaftaran beasiswa ini sangat disarankan,” ucap Daud, Senin (19/8/2024).
Daud mengungkapkan terkait persyaratan yang perlu dipenuhi oleh pendaftar hanyalah harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) berdomisili PPU dan Ijazah PPU. Untuk mendaftar, masyarakat hanya perlu mendatangi kantor STT Migas Balikpapan atau mengecek website di akun resmi STT Migas Balikpapan.
Selain itu bagi penerima beasiswa, akan mendapatkan uang muka dan UKT kuliahnya ditanggung sampai delapan semester. Tetapi beasiswa tersebut tidak termasuk dengan biaya hidup.
“Bagi penerima diharapkan pendidikan selama empat tahun itu harus selesai, jika tidak ketika mereka ingin lanjut harus menanggung biayanya sendiri,” jelas Daud.
Kata dia, pendaftaran ini dibuka karena ada sisa kuota yang belum terpenuhi pada gelombang pertama yang digelar pada awal Agustus 2024 lalu, dengan menyediakan kuota sekitar 20.
“Antusias masyarakat sedikit sekali saat gelombang pertama, bahkan yang mengikuti pendaftaran beasiswa itu hanya 11 orang sedangkan yang hadir saat dilakukan tes terdapat sembilan orang saja,” tuturnya.
Maka dari itu, dirinya berharap pada gelombang kedua ini dapat terserap dengan baik karena ini upaya Pemkab PPU memberikan peluang bagi yang memiliki kendala biaya untuk melanjutkan pendidikan.
“Beasiswa ini seharusnya dapat diserap oleh masyarakat agar dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas khususnya di PPU supaya mampu bersaing secara luas,” pungkasnya.
(Sf/Rs)