Seputar Kaltim

    Pemkab Paser Tarik Minat Investor untuk Investasi ke Industri Rumput Laut

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    04 Desember 2025 pukul 20:17 WITA

    Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Paser, Sutrisno Rohman (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berusaha menarik minat investor untuk masuk ke Paser dengan berbagai inovasi yang ditawarkan.

    Salah satunya melalui potensi industri rumput laut di wilayah Paser yang diketahui menjadi salah satu harapan baru di dunia investasi.

    Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Paser, Sutrisno Rohman menjelaskan di tengah dominasi investor pada sektor pertambangan dan perkebunan, kini ada potensi baru yang muncul di Paser, yaitu melimpahnya rumput laut yang tersedia dan sedang diperhatikan oleh empat investor.

    "Potensi rumput laut menjadi salah satu sektor yang sedang dilirik oleh beberapa investor," kata Sutrisno Rohman, Kamis (4/12/2025).

    Ia menambahkan produksi rumput laut di Desa Maruat Dan Muara Telake mampu menyediakan rumput laut dalam bahan mentah sekitar 5.000 ton per tahunnya. Pihaknya menilai hal tersebut dapat menjadi salah satu potensi yang bisa dikembangkan untuk menarik minat investor, mengingat turunan dari pengolahan rumput laut yang cukup banyak.

    "Turunannya cukup banyak dan beragam, salah satunya dapat dijadikan bahan kosmetik," tambahnya.

    Ia menyebut potensi tersebut juga telah dilihat sampai tingkat Kementerian Perikanan dan Kelautan yang mengundang mereka untuk mempresentasikan potensi tersebut pada beberapa waktu lalu.

    Meskipun dokumen kelengkapannya masih dalam proses persiapan, pihaknya telah mempresentasikan potensi rumput laut tersebut pada pertemuan itu.

    "Sudah kami presentasikan di kementerian dan dihadiri juga oleh empat investor yang melirik sektor tersebut," ujarnya.

    Namun demikian, jarak tempuh hingga akses menuju lokasi titik pengambilan rumput laut menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan investor.

    Ia berharap potensi baru di luar sektor pertambangan dan perkebunan yang selama ini mendominasi investasi di Paser bisa dikembangkan, serta menjadi wajah baru yang dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Paser Tarik Minat Investor untuk Investasi ke Industri Rumput Laut

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    04 Desember 2025 pukul 20:17 WITA

    Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya DPMPTSP Paser, Sutrisno Rohman (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus berusaha menarik minat investor untuk masuk ke Paser dengan berbagai inovasi yang ditawarkan.

    Salah satunya melalui potensi industri rumput laut di wilayah Paser yang diketahui menjadi salah satu harapan baru di dunia investasi.

    Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Paser, Sutrisno Rohman menjelaskan di tengah dominasi investor pada sektor pertambangan dan perkebunan, kini ada potensi baru yang muncul di Paser, yaitu melimpahnya rumput laut yang tersedia dan sedang diperhatikan oleh empat investor.

    "Potensi rumput laut menjadi salah satu sektor yang sedang dilirik oleh beberapa investor," kata Sutrisno Rohman, Kamis (4/12/2025).

    Ia menambahkan produksi rumput laut di Desa Maruat Dan Muara Telake mampu menyediakan rumput laut dalam bahan mentah sekitar 5.000 ton per tahunnya. Pihaknya menilai hal tersebut dapat menjadi salah satu potensi yang bisa dikembangkan untuk menarik minat investor, mengingat turunan dari pengolahan rumput laut yang cukup banyak.

    "Turunannya cukup banyak dan beragam, salah satunya dapat dijadikan bahan kosmetik," tambahnya.

    Ia menyebut potensi tersebut juga telah dilihat sampai tingkat Kementerian Perikanan dan Kelautan yang mengundang mereka untuk mempresentasikan potensi tersebut pada beberapa waktu lalu.

    Meskipun dokumen kelengkapannya masih dalam proses persiapan, pihaknya telah mempresentasikan potensi rumput laut tersebut pada pertemuan itu.

    "Sudah kami presentasikan di kementerian dan dihadiri juga oleh empat investor yang melirik sektor tersebut," ujarnya.

    Namun demikian, jarak tempuh hingga akses menuju lokasi titik pengambilan rumput laut menjadi salah satu hal yang dipertimbangkan investor.

    Ia berharap potensi baru di luar sektor pertambangan dan perkebunan yang selama ini mendominasi investasi di Paser bisa dikembangkan, serta menjadi wajah baru yang dapat mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    (Sf/Lo)