Seputar Kaltim

    Pemkab Paser Siap Implementasikan Penguatan Ekonomi Lewat UMKM

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    03 September 2024 pukul 18:19 WITA

    HLF MSP 2024 di Bali (dok. Prokopim Paser)

    Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser siap mengimplementasikan penguatan ekonomi lewat pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mewujudkan ekonomi kreatif.

    Ini disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Paser, Ina Rosana saat menghadiri High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024 di Mangupura Hall, Bali International Convention Centre (BICC).

    Dari kegiatan tersebut menurutnya terdapat hal yang dapat diimplementasikan di daerah, seperti dalam upaya mengandalkan UMKM untuk penguatan ekonomi daerah.

    “Saya rasa, hal yang dapat diimplementasikan ke daerah ialah, bagaimana penguatan ekonomi di daerah melalui UMKM yang menciptakan ekonomi kreatif itu nantinya,”katanya.

    Ia menjelaskan, poin penting dalam pertemuan itu membahas terkait strategi pembiayaan yang tak harus mengandalkan APBN, seperti dengan blended finance atau pendanaan campuran.

    Disampaikan terkait hambatan dan peluang untuk menyelesaikan perihal percepatan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditargetkan 2030 mendatang.

    "Banyak dibahas bagaimana menjembatani masalah yang dihadapi. Setidaknya ada empat hal yang dihasilkan, seperti restrukturisasi utang, rantai perdagangan global, pembangunan investasi multilateral yang diarahkan ke negara global south dan diversifikasi produk," tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Paser Siap Implementasikan Penguatan Ekonomi Lewat UMKM

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    03 September 2024 pukul 18:19 WITA

    HLF MSP 2024 di Bali (dok. Prokopim Paser)

    Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser siap mengimplementasikan penguatan ekonomi lewat pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mewujudkan ekonomi kreatif.

    Ini disampaikan Staf Ahli Bidang Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Paser, Ina Rosana saat menghadiri High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024 di Mangupura Hall, Bali International Convention Centre (BICC).

    Dari kegiatan tersebut menurutnya terdapat hal yang dapat diimplementasikan di daerah, seperti dalam upaya mengandalkan UMKM untuk penguatan ekonomi daerah.

    “Saya rasa, hal yang dapat diimplementasikan ke daerah ialah, bagaimana penguatan ekonomi di daerah melalui UMKM yang menciptakan ekonomi kreatif itu nantinya,”katanya.

    Ia menjelaskan, poin penting dalam pertemuan itu membahas terkait strategi pembiayaan yang tak harus mengandalkan APBN, seperti dengan blended finance atau pendanaan campuran.

    Disampaikan terkait hambatan dan peluang untuk menyelesaikan perihal percepatan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditargetkan 2030 mendatang.

    "Banyak dibahas bagaimana menjembatani masalah yang dihadapi. Setidaknya ada empat hal yang dihasilkan, seperti restrukturisasi utang, rantai perdagangan global, pembangunan investasi multilateral yang diarahkan ke negara global south dan diversifikasi produk," tandasnya.

    (Sf/By)