Cari disini...
Seputar Kaltim
Pembangunan lapak baru di Pasar Pengembolum Desa Senaken (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mengucurkan anggaran sebesar Rp7 miliar untuk pembangunan 88 lapak baru di Pasar Penyembolum atau biasa disebut Pasar Senaken.
Pasar yang terletak di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot itu dilakukan perombakan bangunan pada area lapak pedagang kering, seperti kelontongan dan sembako dengan ukuran bangunan 3x3 per lapak.
“Kapasitasnya kurang lebih 88 lapak dibangun untuk mengakomodir para pedagang yang belum mendapatkan lapak dan sudah masuk data base. Anggaran yang dikucurkan dalam pembangunan ini kurang lebih sebanyak Rp7 Miliar di APBD 2024," kata Bupati Paser, dr Fahmi Fadli.
Pembangunan lapak itu sudah tengah dalam proses pengerjaan dan kini progres mencapai 28 persen, diperkirakan lapak tersebut bakal rampung akhir 2024 mendatang.
Ia mengaku bangunan yang ada pasca dilakukan perombakan belum mencukupi jumlah pedagang, sehingga Pemkab Paser kembali membangun sebanyak 88 lapak baru.
"Sebenarnya jumlah lapak yang saat ini yang ada masih kurang, sehingga dilakukan kembali pembangunan lapak yang sesuai dengan data base yang ada di Disperindagkop Paser," tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pembangunan lapak baru di Pasar Pengembolum Desa Senaken (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mengucurkan anggaran sebesar Rp7 miliar untuk pembangunan 88 lapak baru di Pasar Penyembolum atau biasa disebut Pasar Senaken.
Pasar yang terletak di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot itu dilakukan perombakan bangunan pada area lapak pedagang kering, seperti kelontongan dan sembako dengan ukuran bangunan 3x3 per lapak.
“Kapasitasnya kurang lebih 88 lapak dibangun untuk mengakomodir para pedagang yang belum mendapatkan lapak dan sudah masuk data base. Anggaran yang dikucurkan dalam pembangunan ini kurang lebih sebanyak Rp7 Miliar di APBD 2024," kata Bupati Paser, dr Fahmi Fadli.
Pembangunan lapak itu sudah tengah dalam proses pengerjaan dan kini progres mencapai 28 persen, diperkirakan lapak tersebut bakal rampung akhir 2024 mendatang.
Ia mengaku bangunan yang ada pasca dilakukan perombakan belum mencukupi jumlah pedagang, sehingga Pemkab Paser kembali membangun sebanyak 88 lapak baru.
"Sebenarnya jumlah lapak yang saat ini yang ada masih kurang, sehingga dilakukan kembali pembangunan lapak yang sesuai dengan data base yang ada di Disperindagkop Paser," tandasnya.
(Sf/By)