Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid TKI Diskominfostaper Paser, Siti Marnitasari (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memfasilitasi layanan jaringan internet gratis yang terpasang di 26 desa yang tersebar di lima kecamatan dengan kawasan sinyal lemah.
Kepala Bidang (Kabid) Teknologi Komunikasi dan Informatikan (TKI) Diskominfostaper Paser, Siti Marnitasari menyebutkan lima kecamatan tersebut adalah Long Kali, Batu Engau, Muara Komam, Muara Samu dan Paser Belengkong.
Marnitasari memastikan seluruhnya telah terpasang dan sudah digunakan sebagaimana untuk kebutuhan perangkat desa dalam melayani masyarakat.
“Ada 26 titik desa yang telah kami fasilitasi jaringan internet dan sudah kami resmikan pada 11 Juni 2024 lalu,” katanya, Selasa (2/7/2024).
Fasilitas internet itu terpasang di setiap kantor desa yang bekerjasama dengan penyedia jasa layanan internet. Aksesnya turut dapat digunakan di area sekitar kantor.
“Layanan internet ini kami sediakan untuk kawasan yang memang jaringannya cukup lemah, jadi desa-desa itu perlu difasilitasi untuk peningkatan kecepatan jaringan,” tuturnya.
Namun, kata dia, belum semua desa difasilitasi layanan internet, sehingga Diskominfostaper bakal kembali memfasilitasi jaringan internet dengan jumlah yang sama, yakni 26 di 2025.
Sementara anggaran yang dikucurkan untuk memfasilitasi jaringan internet di 26 desa jumlahnya sebesar Rp1,7 miliar yang dialokasikan melalui APBD Paser.
“Untuk tahun depan nilainya sama dengan tahun ini, dianggarkan Rp1,7 miliar untuk 26 desa,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid TKI Diskominfostaper Paser, Siti Marnitasari (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memfasilitasi layanan jaringan internet gratis yang terpasang di 26 desa yang tersebar di lima kecamatan dengan kawasan sinyal lemah.
Kepala Bidang (Kabid) Teknologi Komunikasi dan Informatikan (TKI) Diskominfostaper Paser, Siti Marnitasari menyebutkan lima kecamatan tersebut adalah Long Kali, Batu Engau, Muara Komam, Muara Samu dan Paser Belengkong.
Marnitasari memastikan seluruhnya telah terpasang dan sudah digunakan sebagaimana untuk kebutuhan perangkat desa dalam melayani masyarakat.
“Ada 26 titik desa yang telah kami fasilitasi jaringan internet dan sudah kami resmikan pada 11 Juni 2024 lalu,” katanya, Selasa (2/7/2024).
Fasilitas internet itu terpasang di setiap kantor desa yang bekerjasama dengan penyedia jasa layanan internet. Aksesnya turut dapat digunakan di area sekitar kantor.
“Layanan internet ini kami sediakan untuk kawasan yang memang jaringannya cukup lemah, jadi desa-desa itu perlu difasilitasi untuk peningkatan kecepatan jaringan,” tuturnya.
Namun, kata dia, belum semua desa difasilitasi layanan internet, sehingga Diskominfostaper bakal kembali memfasilitasi jaringan internet dengan jumlah yang sama, yakni 26 di 2025.
Sementara anggaran yang dikucurkan untuk memfasilitasi jaringan internet di 26 desa jumlahnya sebesar Rp1,7 miliar yang dialokasikan melalui APBD Paser.
“Untuk tahun depan nilainya sama dengan tahun ini, dianggarkan Rp1,7 miliar untuk 26 desa,” tandasnya.
(Sf/By)