Seputar Kaltim

    Pemkab Paser Dorong Kemandirian Pangan Melalui Program Paser Beraksi

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    18 Mei 2026 pukul 21:10 WITA

    Adi Maulana ketika menghadiri agenda HLM dan Capacity Building TPID di Balikpapan. (Foto: Prokopim Paser)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mendorong penguatan ekonomi dan kemandirian pangan melalui Program Paser Beternak Ayam Atasi Gejolak (Beraksi).

    Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Adi Maulana pada saat menghadiri agenda strategis High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan.

    Pada 2024 lalu, program tersebut mencatat produksi telur ayam ras 88 ton dan mengalami kenaikan pada 2025 menjadi 2.328 ton. 

    "Terjadi kenaikan produksi pada 2025 sehingga menjadi 2.328 ton," kata Adi Maulana, Senin (18/5/2026).

    Selain itu, untuk penguatan infrastruktur pangan pihak Pemkab Paser telah menyediakan lahan hibah seluas tiga hektar di Kecamatan Long Ikis untuk pembangunan sentra pengolahan gabah.

    Dengan disedikannya lahan untuk gudang baru itu diharapkan dapat memutuskan rantai pasok distribusi yang panjang.

    Selama ini wilayah Paser masih bergantung pada pasokan dari pelabuhan Balikpapan dan Kalimantan Selatan.

    "Dengan adanya gudang baru itu validasi stok dan distribusi barang bersubsidi seperti beras SPHP dan Minyak Kita dapat lebih optimal," tambahnya.

    Melalui strategi 4K yaitu ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif diharapkan sinergi antar wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) dapat terus menjaga daya beli masyarakat di tengah perubahan iklim saat ini.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Paser Dorong Kemandirian Pangan Melalui Program Paser Beraksi

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    18 Mei 2026 pukul 21:10 WITA

    Adi Maulana ketika menghadiri agenda HLM dan Capacity Building TPID di Balikpapan. (Foto: Prokopim Paser)

    Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser mendorong penguatan ekonomi dan kemandirian pangan melalui Program Paser Beternak Ayam Atasi Gejolak (Beraksi).

    Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Adi Maulana pada saat menghadiri agenda strategis High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diselenggarakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan.

    Pada 2024 lalu, program tersebut mencatat produksi telur ayam ras 88 ton dan mengalami kenaikan pada 2025 menjadi 2.328 ton. 

    "Terjadi kenaikan produksi pada 2025 sehingga menjadi 2.328 ton," kata Adi Maulana, Senin (18/5/2026).

    Selain itu, untuk penguatan infrastruktur pangan pihak Pemkab Paser telah menyediakan lahan hibah seluas tiga hektar di Kecamatan Long Ikis untuk pembangunan sentra pengolahan gabah.

    Dengan disedikannya lahan untuk gudang baru itu diharapkan dapat memutuskan rantai pasok distribusi yang panjang.

    Selama ini wilayah Paser masih bergantung pada pasokan dari pelabuhan Balikpapan dan Kalimantan Selatan.

    "Dengan adanya gudang baru itu validasi stok dan distribusi barang bersubsidi seperti beras SPHP dan Minyak Kita dapat lebih optimal," tambahnya.

    Melalui strategi 4K yaitu ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif diharapkan sinergi antar wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) dapat terus menjaga daya beli masyarakat di tengah perubahan iklim saat ini.

    (Sf/Rs)