Cari disini...
Seputar Kaltim
Momen Bupati Paser, dr Fahmi Fadli saat membagikan bendera merah putih (dok. Prokopim Paser/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser membagikan sebanyak 3.200 bendera merah putih kepada kalangan pelajar, mahasiswa dan seluruh warga di tiap kecamatan.
Bupati Paser, dr Fahmi Fadli mengatakan pembagian bendera merah putih untuk memupuk semangat kemerdekaan, khususnya di Kabupaten Paser yang dinilai kesadaran masyarakat sudah mulai berkurang untuk memasang bendera di hari besar nasional.
Menurutnya, kesadaran masyarakat yang berkurang akibat dilanda pandemi Covid-19 yang mengakibatkan aktivitas masyarakat cenderung terpaku dan mulai merubah kebiasaan yang berbeda dari biasanya.
“Begitupun pergeseran nilai budaya akibat akses internet yang telalu bebas membuat generasi muda cenderung lupa bagaimana perjuangan para pahlawan bangsa,” kata dr Fahmi saat memimpin apel gerakan pembagian bendera merah putih, Senin (12/8/2024).
Ia mengaku tak ingin kebiasaan itu terus berlanjut, sehingga perlu merawat semangat nasionalisme, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Paser.
Dengan melalui pembagian bendera merah putih dapat menjadi momen lahirnya kembali memori dari perjuangan pahlawan bangsa.
“Saya berharap agar bendera merah putih yang merupakan identitas, simbol dan alat pemersatu masyarakat Indonesia dapat berkibar di seluruh penjuru negeri, terutama di Kabupaten Paser,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Momen Bupati Paser, dr Fahmi Fadli saat membagikan bendera merah putih (dok. Prokopim Paser/Seputarfakta.com)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser membagikan sebanyak 3.200 bendera merah putih kepada kalangan pelajar, mahasiswa dan seluruh warga di tiap kecamatan.
Bupati Paser, dr Fahmi Fadli mengatakan pembagian bendera merah putih untuk memupuk semangat kemerdekaan, khususnya di Kabupaten Paser yang dinilai kesadaran masyarakat sudah mulai berkurang untuk memasang bendera di hari besar nasional.
Menurutnya, kesadaran masyarakat yang berkurang akibat dilanda pandemi Covid-19 yang mengakibatkan aktivitas masyarakat cenderung terpaku dan mulai merubah kebiasaan yang berbeda dari biasanya.
“Begitupun pergeseran nilai budaya akibat akses internet yang telalu bebas membuat generasi muda cenderung lupa bagaimana perjuangan para pahlawan bangsa,” kata dr Fahmi saat memimpin apel gerakan pembagian bendera merah putih, Senin (12/8/2024).
Ia mengaku tak ingin kebiasaan itu terus berlanjut, sehingga perlu merawat semangat nasionalisme, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Paser.
Dengan melalui pembagian bendera merah putih dapat menjadi momen lahirnya kembali memori dari perjuangan pahlawan bangsa.
“Saya berharap agar bendera merah putih yang merupakan identitas, simbol dan alat pemersatu masyarakat Indonesia dapat berkibar di seluruh penjuru negeri, terutama di Kabupaten Paser,” tandasnya.
(Sf/By)