Cari disini...
Seputar Kaltim
Kebakaran yang melanda Desa Muara Adang (Foto: Damkar Paser)
Tana Paser - Pemkab Paser melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) mengalokasikan anggaran Rp2 Miliar untuk memulihkan Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis.
Desa itu sebelumnya telah mengalami insiden kebakaran yang mengakibatkan terdampaknya ratusan jiwa.
Kepala Dinas Perkimtan Paser, Aji Mohd Tommy menyebut ada 46 unit rumah yang terbakar hingga terdampak akan menerima bantuan berupa rehabilitasi rumah.
Adapun bantuan yang diberikan berupa bangunan rehabilitasi rumah. Meskipun demikian, bantuan rehabilitasi itu diberikan tidak dalam bentuk yang utuh dan mekanisme bantuan juga telah disosialisasikan kepada kepala desa setempat.
"Nominal bantuan yang diberikan Rp35 juta per unit," kata Aji Mohd Tommy, Jumat (10/4/2026).
Dinas Perkimtan sebenarnya tidak ada menganggarkan untuk bantuan bencana kebakaran. Namun hal tersebut diupayakan masuk dalam pergeseran anggaran kedua yang telah disetujui oleh Bupati Paser.
Rehabilitasi rumah bagi masyarakat terdampak di wilayah itu diketahui berupa pembangunan dinding, atap, sanitasi, hingga toilet. Sementara bagian yang lain akan dilakukan melalui bantuan swadaya masyarakat.
"Kita akan fokuskan pada pembangunan dinding, atap, sanitasi hingga toilet dengan ukuran bangunan 6x6. Sementara pondasi dan bagian lain akan dilakukan oleh swadaya masyarakat," imbuhnya.
Realisasi bantuan tersebut nantinya akan dilakukan melalui mekanisme lelang. Pelaksanaan bantuan akan dimulai pada awal Mei setelah menunggu pergeseran anggaran.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kebakaran yang melanda Desa Muara Adang (Foto: Damkar Paser)
Tana Paser - Pemkab Paser melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) mengalokasikan anggaran Rp2 Miliar untuk memulihkan Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis.
Desa itu sebelumnya telah mengalami insiden kebakaran yang mengakibatkan terdampaknya ratusan jiwa.
Kepala Dinas Perkimtan Paser, Aji Mohd Tommy menyebut ada 46 unit rumah yang terbakar hingga terdampak akan menerima bantuan berupa rehabilitasi rumah.
Adapun bantuan yang diberikan berupa bangunan rehabilitasi rumah. Meskipun demikian, bantuan rehabilitasi itu diberikan tidak dalam bentuk yang utuh dan mekanisme bantuan juga telah disosialisasikan kepada kepala desa setempat.
"Nominal bantuan yang diberikan Rp35 juta per unit," kata Aji Mohd Tommy, Jumat (10/4/2026).
Dinas Perkimtan sebenarnya tidak ada menganggarkan untuk bantuan bencana kebakaran. Namun hal tersebut diupayakan masuk dalam pergeseran anggaran kedua yang telah disetujui oleh Bupati Paser.
Rehabilitasi rumah bagi masyarakat terdampak di wilayah itu diketahui berupa pembangunan dinding, atap, sanitasi, hingga toilet. Sementara bagian yang lain akan dilakukan melalui bantuan swadaya masyarakat.
"Kita akan fokuskan pada pembangunan dinding, atap, sanitasi hingga toilet dengan ukuran bangunan 6x6. Sementara pondasi dan bagian lain akan dilakukan oleh swadaya masyarakat," imbuhnya.
Realisasi bantuan tersebut nantinya akan dilakukan melalui mekanisme lelang. Pelaksanaan bantuan akan dimulai pada awal Mei setelah menunggu pergeseran anggaran.
(Sf/Lo)