Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim Ubah Pola Penyaluran Sapi Kurban Presiden, Tahun Ini di Masjid Agung Al Faruq

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    27 Mei 2026 pukul 07:51 WITA

    Ilustrasi sapi kurban bantuan Presiden RI yang disalurkan di Masjid Al-Falah kawasan Munte, Sangatta. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mendistribusikan bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia ke sejumlah masjid di wilayah Sangatta agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan pola penyaluran bantuan hewan kurban Presiden tahun ini berbeda dibanding sebelumnya yang dipusatkan di Masjid Agung Al Faruq Sangatta.

    “Tahun lalu dipusatkan di Masjid Agung, tapi mulai tahun ini kita coba distribusikan ke masjid-masjid lain,” ujar Ardiansyah saat menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden di Masjid Al-Falah kawasan Munte, Selasa (26/5/2026).

    Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat di berbagai wilayah juga dapat merasakan manfaat bantuan kurban dari pemerintah pusat.

    Ardiansyah menyebut sapi kurban tersebut memiliki ukuran besar dengan bobot hampir mencapai satu ton. Bantuan sapi kurban dari Presiden RI menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah, termasuk di Kutim.

    Selain itu, pemerintah daerah meminta panitia kurban mendokumentasikan seluruh proses mulai dari penyerahan, penyembelihan hingga simbolisasi distribusi daging kurban kepada masyarakat.

    “Kita minta nanti dokumentasi mulai dari hari ini penyerahan sampai nanti pemotongan, kemudian juga simbolisasi hasil distribusinya. Nanti disampaikan ke pemerintah melalui DTPHP Kutim untuk kita laporkan kembali ke Bapak Presiden,” katanya.

    Meski demikian, Ardiansyah menegaskan dokumentasi pembagian daging kurban cukup dilakukan secara simbolis agar proses distribusi tidak menghambat panitia di lapangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas bantuan sapi kurban yang disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kutim.

    Ia berharap bantuan tersebut dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

    “Atas nama Pemerintah Kutai Timur, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah mendistribusikan sapi kurban ke beberapa daerah di Indonesia termasuk Kutai Timur,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim Ubah Pola Penyaluran Sapi Kurban Presiden, Tahun Ini di Masjid Agung Al Faruq

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    27 Mei 2026 pukul 07:51 WITA

    Ilustrasi sapi kurban bantuan Presiden RI yang disalurkan di Masjid Al-Falah kawasan Munte, Sangatta. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai mendistribusikan bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia ke sejumlah masjid di wilayah Sangatta agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

    Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengatakan pola penyaluran bantuan hewan kurban Presiden tahun ini berbeda dibanding sebelumnya yang dipusatkan di Masjid Agung Al Faruq Sangatta.

    “Tahun lalu dipusatkan di Masjid Agung, tapi mulai tahun ini kita coba distribusikan ke masjid-masjid lain,” ujar Ardiansyah saat menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden di Masjid Al-Falah kawasan Munte, Selasa (26/5/2026).

    Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar masyarakat di berbagai wilayah juga dapat merasakan manfaat bantuan kurban dari pemerintah pusat.

    Ardiansyah menyebut sapi kurban tersebut memiliki ukuran besar dengan bobot hampir mencapai satu ton. Bantuan sapi kurban dari Presiden RI menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah, termasuk di Kutim.

    Selain itu, pemerintah daerah meminta panitia kurban mendokumentasikan seluruh proses mulai dari penyerahan, penyembelihan hingga simbolisasi distribusi daging kurban kepada masyarakat.

    “Kita minta nanti dokumentasi mulai dari hari ini penyerahan sampai nanti pemotongan, kemudian juga simbolisasi hasil distribusinya. Nanti disampaikan ke pemerintah melalui DTPHP Kutim untuk kita laporkan kembali ke Bapak Presiden,” katanya.

    Meski demikian, Ardiansyah menegaskan dokumentasi pembagian daging kurban cukup dilakukan secara simbolis agar proses distribusi tidak menghambat panitia di lapangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas bantuan sapi kurban yang disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kutim.

    Ia berharap bantuan tersebut dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

    “Atas nama Pemerintah Kutai Timur, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sudah mendistribusikan sapi kurban ke beberapa daerah di Indonesia termasuk Kutai Timur,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)