Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak pada Puncak Peringatan HAN ke-41

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta. (foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak, khususnya hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal, bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

    Dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 yang digelar di Alun-Alun Bukit Pelangi, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya lima aspek utama dalam perlindungan anak, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan serta kegiatan budaya, serta perlindungan khusus bagi anak-anak dalam situasi rentan.

    "Lima hal ini yang sudah diratifikasi oleh Indonesia sebagai pesan bagi kita semua. Kelima klaster ini mencerminkan pendekatan menyeluruh kepada perlindungan anak-anak kita,"ujar Ardiansyah, Selasa (12/8/2025).

    Ia menambahkan, anak-anak harus dijauhkan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, baik di rumah, sekolah, maupun ruang publik.

    Ardiansyah juga menyampaikan bahwa Pemkab Kutim telah menyiapkan visi pembangunan tahun 2025–2030, yaitu “Terwujudnya Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.” Visi ini juga memperhatikan perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai bagian penting.

    Komitmen itu diwujudkan melalui lima fokus utama yakni pendidikan yang berkualitas, kesehatan anak dan remaja, perlindungan anak dan hak sipil, infrastruktur ramah anak, serta partisipasi anak dalam pembangunan.

    "Kelima hal ini sudah kita lakukan dan akan terus kita optimalkan, untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat dan mendukung tumbuh kembangnya," pungkas Ardiansyah.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak pada Puncak Peringatan HAN ke-41

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta. (foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus menunjukkan komitmennya dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak, khususnya hak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal, bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

    Dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 yang digelar di Alun-Alun Bukit Pelangi, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya lima aspek utama dalam perlindungan anak, yaitu hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan serta kegiatan budaya, serta perlindungan khusus bagi anak-anak dalam situasi rentan.

    "Lima hal ini yang sudah diratifikasi oleh Indonesia sebagai pesan bagi kita semua. Kelima klaster ini mencerminkan pendekatan menyeluruh kepada perlindungan anak-anak kita,"ujar Ardiansyah, Selasa (12/8/2025).

    Ia menambahkan, anak-anak harus dijauhkan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, baik di rumah, sekolah, maupun ruang publik.

    Ardiansyah juga menyampaikan bahwa Pemkab Kutim telah menyiapkan visi pembangunan tahun 2025–2030, yaitu “Terwujudnya Kutai Timur yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.” Visi ini juga memperhatikan perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai bagian penting.

    Komitmen itu diwujudkan melalui lima fokus utama yakni pendidikan yang berkualitas, kesehatan anak dan remaja, perlindungan anak dan hak sipil, infrastruktur ramah anak, serta partisipasi anak dalam pembangunan.

    "Kelima hal ini sudah kita lakukan dan akan terus kita optimalkan, untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat dan mendukung tumbuh kembangnya," pungkas Ardiansyah.

    (Sf/Rs)