Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim Siap Wujudkan KEK MBTK Kaliorang sebagai Gerbang Investasi dan Pusat Ekonomi Kaltim

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 April 2025 pukul 13:37 WITA

    Pemkab Kutim saat melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltim dalam rangka open house gubernur. (Foto-Prokopim Kutim)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk menarik investasi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) Kaliorang, khususnya dalam sektor pelabuhan. KEK MBTK di Kaliorang ini direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang akan meningkatkan daya saing daerah.

    Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, usai mendampingi Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, dalam acara Open House Idulfitri 1446 H yang digelar oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, di Pendopo Odah Etam, Samarinda.

    Mahyunadi menegaskan bahwa pelabuhan yang ada di KEK MBTK memiliki potensi strategis untuk memperkuat konektivitas serta meningkatkan efisiensi layanan logistik di Kalimantan Timur (Kaltim). Dengan posisi geografis yang menguntungkan, KEK MBTK akan menjadi gerbang utama bagi perdagangan regional dan internasional.

    "Investasi di pelabuhan KEK MBTK akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di kawasan ini. Kami akan memastikan berbagai langkah strategis dilakukan agar KEK MBTK semakin menarik bagi investor," ungkap Mahyunadi.

    Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Kutim berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, salah satunya melalui sinergi erat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan sektor swasta. "Keberadaan KEK MBTK diharapkan tidak hanya membawa investasi besar, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar," tambahnya.

    Lebih lanjut, Mahyunadi menjelaskan bahwa untuk mempercepat realisasi investasi, Pemkab Kutim akan memfasilitasi pertemuan antara investor dengan pemangku kepentingan lokal guna mengeksplorasi potensi bisnis di kawasan tersebut. "Kami ingin para investor merasa nyaman berinvestasi di Kutai Timur. Dengan kerja sama yang baik, KEK MBTK bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing tinggi," tandasnya.

    Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan di Kutim, khususnya terkait dengan investasi yang akan terus mengalir ke pelabuhan KEK MBTK. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana KEK MBTK Kaliorang agar lebih optimal, sekaligus memastikan setiap daerah memiliki infrastruktur yang memadai.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim Siap Wujudkan KEK MBTK Kaliorang sebagai Gerbang Investasi dan Pusat Ekonomi Kaltim

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 April 2025 pukul 13:37 WITA

    Pemkab Kutim saat melakukan pertemuan dengan Pemprov Kaltim dalam rangka open house gubernur. (Foto-Prokopim Kutim)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk menarik investasi ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) Kaliorang, khususnya dalam sektor pelabuhan. KEK MBTK di Kaliorang ini direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang akan meningkatkan daya saing daerah.

    Hal ini disampaikan Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, usai mendampingi Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, dalam acara Open House Idulfitri 1446 H yang digelar oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, di Pendopo Odah Etam, Samarinda.

    Mahyunadi menegaskan bahwa pelabuhan yang ada di KEK MBTK memiliki potensi strategis untuk memperkuat konektivitas serta meningkatkan efisiensi layanan logistik di Kalimantan Timur (Kaltim). Dengan posisi geografis yang menguntungkan, KEK MBTK akan menjadi gerbang utama bagi perdagangan regional dan internasional.

    "Investasi di pelabuhan KEK MBTK akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di kawasan ini. Kami akan memastikan berbagai langkah strategis dilakukan agar KEK MBTK semakin menarik bagi investor," ungkap Mahyunadi.

    Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Kutim berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, salah satunya melalui sinergi erat dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan sektor swasta. "Keberadaan KEK MBTK diharapkan tidak hanya membawa investasi besar, tetapi juga membuka peluang kerja baru dan mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekitar," tambahnya.

    Lebih lanjut, Mahyunadi menjelaskan bahwa untuk mempercepat realisasi investasi, Pemkab Kutim akan memfasilitasi pertemuan antara investor dengan pemangku kepentingan lokal guna mengeksplorasi potensi bisnis di kawasan tersebut. "Kami ingin para investor merasa nyaman berinvestasi di Kutai Timur. Dengan kerja sama yang baik, KEK MBTK bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing tinggi," tandasnya.

    Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan di Kutim, khususnya terkait dengan investasi yang akan terus mengalir ke pelabuhan KEK MBTK. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana KEK MBTK Kaliorang agar lebih optimal, sekaligus memastikan setiap daerah memiliki infrastruktur yang memadai.

    (Sf/Rs)