Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kabupaten Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, (Kanan), Direktur Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB), Suparjan, (Kiri). (Foto:Lisda/seputarfakta)
Sangatta – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim) akan segera meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek Sangattaqua pada bulan Juni 2025.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan dukungannya terhadap peluncuran produk air minum lokal ini. Ia berharap, produk tersebut bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjadi kebanggaan Kutim dalam menyediakan air minum secara mandiri.
“Ini luar biasa. Kita harapkan ini bisa menjadi sumber pendapatan daerah (PAD) di masa depan,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, peluncuran Sangattaqua adalah langkah penting pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi lokal lewat pemanfaatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kita berharap ini jadi ikon baru. Kutai Timur siap memproduksi air kemasan dan mendistribusikannya ke seluruh wilayah Kutim,” tambahnya.
Ardiansyah juga mendorong agar Perumdam segera menjalin komunikasi aktif dengan semua instansi pemerintah dan pihak swasta agar Sangattaqua digunakan secara luas, baik dalam bentuk galon maupun botol kemasan.
“Saya berharap segera ada komunikasi dengan dinas-dinas agar semua kebutuhan air minum menggunakan Sangattaqua, baik galon maupun kemasan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan. Kalau kerja sama terjalin dengan baik, ini bisa ikut mendorong pertumbuhan bisnis SPAM di Kutim,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Perumdam TTB, Suparjan, menyampaikan bahwa produksi Sangattaqua sudah siap dijalankan. Untuk tahap awal, kapasitas produksinya mencapai 80 dus per jam untuk kemasan 330 ml, dan bisa ditingkatkan hingga 8 jam kerja per hari sesuai kebutuhan.
“Kalau semua dinas, rumah sakit, dan instansi di Kutim pakai Sangattaqua, kita optimis ini akan jadi sumber PAD baru. Ganti saja Lay Mineral dan Aqua, pakai Sangattaqua,” ujar Suparjan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kabupaten Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, (Kanan), Direktur Perumdam Tirta Tuah Benua (TTB), Suparjan, (Kiri). (Foto:Lisda/seputarfakta)
Sangatta – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) Kutai Timur (Kutim) akan segera meluncurkan produk air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek Sangattaqua pada bulan Juni 2025.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan dukungannya terhadap peluncuran produk air minum lokal ini. Ia berharap, produk tersebut bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjadi kebanggaan Kutim dalam menyediakan air minum secara mandiri.
“Ini luar biasa. Kita harapkan ini bisa menjadi sumber pendapatan daerah (PAD) di masa depan,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, peluncuran Sangattaqua adalah langkah penting pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi lokal lewat pemanfaatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Kita berharap ini jadi ikon baru. Kutai Timur siap memproduksi air kemasan dan mendistribusikannya ke seluruh wilayah Kutim,” tambahnya.
Ardiansyah juga mendorong agar Perumdam segera menjalin komunikasi aktif dengan semua instansi pemerintah dan pihak swasta agar Sangattaqua digunakan secara luas, baik dalam bentuk galon maupun botol kemasan.
“Saya berharap segera ada komunikasi dengan dinas-dinas agar semua kebutuhan air minum menggunakan Sangattaqua, baik galon maupun kemasan. Termasuk juga perusahaan-perusahaan. Kalau kerja sama terjalin dengan baik, ini bisa ikut mendorong pertumbuhan bisnis SPAM di Kutim,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Perumdam TTB, Suparjan, menyampaikan bahwa produksi Sangattaqua sudah siap dijalankan. Untuk tahap awal, kapasitas produksinya mencapai 80 dus per jam untuk kemasan 330 ml, dan bisa ditingkatkan hingga 8 jam kerja per hari sesuai kebutuhan.
“Kalau semua dinas, rumah sakit, dan instansi di Kutim pakai Sangattaqua, kita optimis ini akan jadi sumber PAD baru. Ganti saja Lay Mineral dan Aqua, pakai Sangattaqua,” ujar Suparjan.
(Sf/Rs)