Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim dan PT KPC Dipuji Menteri atas Komitmen Hadirkan Ruang Bermain Inklusif

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Arifah Fauzi. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Arifah Fauzi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kutai Timur (Kutim) dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam menghadirkan ruang bermain ramah anak di kawasan Townhall, Swarga Bara.

    Dalam kunjungannya yang sekaligus meresmikan ruang bermain tersebut, Menteri Arifah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

    “Sebagaimana amanat Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perusahaan dan juga partisipasi masyarakat. Karena perusahaan-perusahaan ini pasti memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun Indonesia,” ujar Arifah Fauzi.

    Ia menyampaikan bahwa fasilitas yang dibangun PT KPC mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di daerah.

    “Ruang bermain ramah anak yang dipersembahkan PT KPC ini menurut saya sudah sangat baik. Bahkan, yang ad dalam bayangan saya sebelumnya tidak sebagus ini. Artinya, perhatian dari perusahaan KPC sungguh luar biasa,” tambahnya.

    Sementara itu, Chief operating officer (COO) KPC Hendro Ichwanto, menyambut baik kehadiran Menteri P3A. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai momen yang sangat berharga, terutama bagi anak-anak yang hadir dalam kegiatan peresmian.

    “Kunjungan ini menjadi kebahagiaan bagi kami. Semoga anak-anak bisa terinspirasi dari Ibu Menteri dan termotivasi untuk menjadi orang sukses di masa depan,” ujar Hendro.

    Ia menjelaskan bahwa kawasan Town Hall dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang aman dan inklusif. Kawasan ini dibangun di area bebas asap rokok dan jauh dari lalu lintas umum. Selain taman bermain dan fasilitas olahraga, tersedia pula pasar dan pusat belanja untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

    “Mudah-mudahan kawasan ini bisa terus memberikan manfaat bagi warga sekitar. Taman bermain Town Hall kami rancang agar menjadi lokasi bermain yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Hendro menyatakan bahwa KPC terus berupaya menyempurnakan fasilitas tersebut agar memenuhi standar ruang bermain ramah anak sesuai ketentuan Kementerian P3A.

    “Sesuai arahan dari Bupati Kutai Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kami berupaya terus meningkatkan fasilitas ini agar dapat memenuhi kriteria ruang bermain ramah anak sesuai standar dari kementerian,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Kutim dan PT KPC Dipuji Menteri atas Komitmen Hadirkan Ruang Bermain Inklusif

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Arifah Fauzi. (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Arifah Fauzi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kutai Timur (Kutim) dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) dalam menghadirkan ruang bermain ramah anak di kawasan Townhall, Swarga Bara.

    Dalam kunjungannya yang sekaligus meresmikan ruang bermain tersebut, Menteri Arifah menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.

    “Sebagaimana amanat Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, kita tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perusahaan dan juga partisipasi masyarakat. Karena perusahaan-perusahaan ini pasti memiliki komitmen untuk bersama-sama membangun Indonesia,” ujar Arifah Fauzi.

    Ia menyampaikan bahwa fasilitas yang dibangun PT KPC mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di daerah.

    “Ruang bermain ramah anak yang dipersembahkan PT KPC ini menurut saya sudah sangat baik. Bahkan, yang ad dalam bayangan saya sebelumnya tidak sebagus ini. Artinya, perhatian dari perusahaan KPC sungguh luar biasa,” tambahnya.

    Sementara itu, Chief operating officer (COO) KPC Hendro Ichwanto, menyambut baik kehadiran Menteri P3A. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai momen yang sangat berharga, terutama bagi anak-anak yang hadir dalam kegiatan peresmian.

    “Kunjungan ini menjadi kebahagiaan bagi kami. Semoga anak-anak bisa terinspirasi dari Ibu Menteri dan termotivasi untuk menjadi orang sukses di masa depan,” ujar Hendro.

    Ia menjelaskan bahwa kawasan Town Hall dirancang sebagai ruang interaksi sosial yang aman dan inklusif. Kawasan ini dibangun di area bebas asap rokok dan jauh dari lalu lintas umum. Selain taman bermain dan fasilitas olahraga, tersedia pula pasar dan pusat belanja untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

    “Mudah-mudahan kawasan ini bisa terus memberikan manfaat bagi warga sekitar. Taman bermain Town Hall kami rancang agar menjadi lokasi bermain yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Hendro menyatakan bahwa KPC terus berupaya menyempurnakan fasilitas tersebut agar memenuhi standar ruang bermain ramah anak sesuai ketentuan Kementerian P3A.

    “Sesuai arahan dari Bupati Kutai Timur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, kami berupaya terus meningkatkan fasilitas ini agar dapat memenuhi kriteria ruang bermain ramah anak sesuai standar dari kementerian,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)