Cari disini...

Seputarfakta.com-Lisda -
Diskominfo Kabupaten Kutai Timur
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk mendukung pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah.
Tahun ini, Pemkab Kutim mengalokasikan anggaran Rp23 miliar untuk program Beasiswa Kutim Tuntas dan Beasiswa Stimulus.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi mengatakan dana tersebut disiapkan untuk membantu mahasiswa Kutim agar bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Meski begitu, ia juga mengingatkan para orang tua agar tetap berperan aktif dalam membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Menurutnya, dunia kerja kini semakin menuntut kualifikasi pendidikan yang tinggi. Jika dulu lulusan SMA masih mudah mendapatkan pekerjaan, maka ke depan lulusan S1 pun bisa menghadapi tantangan serupa.
“Kita bayangkan lima tahun ke depan, kemungkinan lulusan S1 juga sudah susah mencari pekerjaan. Karena itu bagi orang tua yang masih punya kemampuan, agar anak-anaknya bisa diteruskan ke jenjang S2,” tambahnya.
Mahyunadi menjelaskan dana Rp23 miliar yang disiapkan Pemkab Kutim akan disalurkan melalui sistem penilaian yang mempertimbangkan prestasi dan kebutuhan mahasiswa.
“Insyaallah pemerintah Kutim akan terus berupaya menambah jumlah penerima beasiswa, terutama bagi mahasiswa yang melanjutkan ke S2,” pungkasnya.
Mahyunadi berharap dengan adanya dukungan pemerintah dan peran aktif keluarga bisa semakin banyak putra-putri Kutim yang dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani masalah biaya. (Adv)
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...

Seputarfakta.com-Lisda -
Diskominfo Kabupaten Kutai Timur

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menegaskan komitmennya untuk mendukung pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah.
Tahun ini, Pemkab Kutim mengalokasikan anggaran Rp23 miliar untuk program Beasiswa Kutim Tuntas dan Beasiswa Stimulus.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi mengatakan dana tersebut disiapkan untuk membantu mahasiswa Kutim agar bisa melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya. Meski begitu, ia juga mengingatkan para orang tua agar tetap berperan aktif dalam membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Menurutnya, dunia kerja kini semakin menuntut kualifikasi pendidikan yang tinggi. Jika dulu lulusan SMA masih mudah mendapatkan pekerjaan, maka ke depan lulusan S1 pun bisa menghadapi tantangan serupa.
“Kita bayangkan lima tahun ke depan, kemungkinan lulusan S1 juga sudah susah mencari pekerjaan. Karena itu bagi orang tua yang masih punya kemampuan, agar anak-anaknya bisa diteruskan ke jenjang S2,” tambahnya.
Mahyunadi menjelaskan dana Rp23 miliar yang disiapkan Pemkab Kutim akan disalurkan melalui sistem penilaian yang mempertimbangkan prestasi dan kebutuhan mahasiswa.
“Insyaallah pemerintah Kutim akan terus berupaya menambah jumlah penerima beasiswa, terutama bagi mahasiswa yang melanjutkan ke S2,” pungkasnya.
Mahyunadi berharap dengan adanya dukungan pemerintah dan peran aktif keluarga bisa semakin banyak putra-putri Kutim yang dapat menempuh pendidikan tinggi tanpa terbebani masalah biaya. (Adv)
(Sf/Rs)