Seputar Kaltim

    Pemkab Kukar  Luncurkan Aplikasi Siap Kerja dan Pengaduan, Jadi Tempat Pencaker Cari Lowongan dan Sampaikan Aspirasi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    24 Juni 2026 pukul 08:53 WITA

    Suasana pelaksanaan Job Fair di Kukar (Dok: Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan aplikasi Kukar Siap Kerja dan Pengaduan sebagai wadah bagi pencari kerja (pencari) untuk mencari informasi lowongan pekerjaan serta menyampaikan berbagai aspirasi maupun keluhan terkait ketenagakerjaan.

    Aplikasi ini diresmikan langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di Gedung Puteri Karang Melenu, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (23/6/2026) sebagai upaya untuk menghadirkan program Job Fair Every Day yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi mengenai peluang kerja tanpa harus menunggu kegiatan bursa kerja yang biasanya digelar secara berkala.

    “Job Fair Every Day itu kita ingin menghadirkan job fair setiap hari kepada seluruh masyarakat Kukar, jadi kita fasilitasi dalam bentuk aplikasi,” ujar Aulia.

    Ia menjelaskan dalam aplikasi tersebut, pencaker akan dipertemukan secara lebih mudah dengan perusahaan yang tengah membutuhkan tenaga kerja.

    Tidak hanya menyajikan informasi mengenai lowongan kerja, aplikasi tersebut juga menyediakan berbagai pengumuman terkait pelatihan yang dapat diikuti putra-putri terbaik daerah untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan sebelum memasuki dunia kerja.

    “Jadi di portal itu juga kita memberikan kesempatan bagi putra-putri kita untuk memperoleh pelatihan,” terangnya.

    Aulia menegaskan pemerintah daerah akan rutin melakukan monitoring di dalam aplikasi tersebut, terutama menyangkut aduan terkait ketenagakerjaan, mulai dari persoalan pencaker hingga berbagai kendala yang dihadapi para pekerja.

    Setiap laporan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi dan diupayakan untuk mendapatkan penanganan sesuai kewenangan, sehingga aplikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi kerja, tapi juga menjadi sarana pelayanan dan penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.

    “Kehadiran aplikasi ini merupakan salah satu upaya kita untuk melakukan percepatan pembangunan daerah karena ini soal akses dan digitalisasi pelayanan,” tandasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Kukar  Luncurkan Aplikasi Siap Kerja dan Pengaduan, Jadi Tempat Pencaker Cari Lowongan dan Sampaikan Aspirasi

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Rusdianto
    24 Juni 2026 pukul 08:53 WITA

    Suasana pelaksanaan Job Fair di Kukar (Dok: Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) resmi meluncurkan aplikasi Kukar Siap Kerja dan Pengaduan sebagai wadah bagi pencari kerja (pencari) untuk mencari informasi lowongan pekerjaan serta menyampaikan berbagai aspirasi maupun keluhan terkait ketenagakerjaan.

    Aplikasi ini diresmikan langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri di Gedung Puteri Karang Melenu, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, Selasa (23/6/2026) sebagai upaya untuk menghadirkan program Job Fair Every Day yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses informasi mengenai peluang kerja tanpa harus menunggu kegiatan bursa kerja yang biasanya digelar secara berkala.

    “Job Fair Every Day itu kita ingin menghadirkan job fair setiap hari kepada seluruh masyarakat Kukar, jadi kita fasilitasi dalam bentuk aplikasi,” ujar Aulia.

    Ia menjelaskan dalam aplikasi tersebut, pencaker akan dipertemukan secara lebih mudah dengan perusahaan yang tengah membutuhkan tenaga kerja.

    Tidak hanya menyajikan informasi mengenai lowongan kerja, aplikasi tersebut juga menyediakan berbagai pengumuman terkait pelatihan yang dapat diikuti putra-putri terbaik daerah untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan sebelum memasuki dunia kerja.

    “Jadi di portal itu juga kita memberikan kesempatan bagi putra-putri kita untuk memperoleh pelatihan,” terangnya.

    Aulia menegaskan pemerintah daerah akan rutin melakukan monitoring di dalam aplikasi tersebut, terutama menyangkut aduan terkait ketenagakerjaan, mulai dari persoalan pencaker hingga berbagai kendala yang dihadapi para pekerja.

    Setiap laporan yang masuk akan menjadi bahan evaluasi dan diupayakan untuk mendapatkan penanganan sesuai kewenangan, sehingga aplikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi kerja, tapi juga menjadi sarana pelayanan dan penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.

    “Kehadiran aplikasi ini merupakan salah satu upaya kita untuk melakukan percepatan pembangunan daerah karena ini soal akses dan digitalisasi pelayanan,” tandasnya.

    (Sf/Rs)