Seputar Kaltim

    Pemkab Kukar Bakal Bangun SPBN di Anggana, Penuhi Kebutuhan Minyak untuk Nelayan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    03 Februari 2025 pukul 19:12 WITA

    Tenggarong - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera di bangun.

    Ini untuk mempermudah para nelayan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebagai kebutuhan untuk melaut.

    Direktur PT MGRM, Efri Novianto mengatakan telah melakukan tahapan hingga ke kementrian DKP. "Sekarang lagi di evaluasi oleh Kementrian DKP," kata Efri Senin (3/2/2025).

    Pembangunan SPBN ini akan menjadi pilot project di Kukar dan setelah proses evaluasi disetujui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), maka terbitlah rekomendasi yang akan dibawa kepada PT Pertamina dan SPBN akan dibangun. 

    Ia mengungkapkan, luasan lahan yang telah disediakan seluas 49x19 meter persegi. "Kalau untuk pembangunan fisiknya sekitar 40x19 meter. Itu bersebelahan dengan Dermaga Handil," ujarnya.

    Ada sebanyak 384 nelayan yang telah proses verifikasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dengan permintaan kuota BBM sekitar 96.000 litar per bulan. "Ini kan barang subsidi, kalau barang subsidi ini harus jelas siapa yang akan menerimanya, makanya kita harus punya data nelayan," ungkapnya.

    Dirinya berharap pembangunan SPBN akan dapat mempermudah pekerjaan nelayan di Kabupaten Kukar untuk mendapatkan bahan bakar. "Insyaallah tahun ini sudah dikerjakan, kita masih menunggu verifikasinya," pungkasnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Kukar Bakal Bangun SPBN di Anggana, Penuhi Kebutuhan Minyak untuk Nelayan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    03 Februari 2025 pukul 19:12 WITA

    Tenggarong - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan segera di bangun.

    Ini untuk mempermudah para nelayan mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebagai kebutuhan untuk melaut.

    Direktur PT MGRM, Efri Novianto mengatakan telah melakukan tahapan hingga ke kementrian DKP. "Sekarang lagi di evaluasi oleh Kementrian DKP," kata Efri Senin (3/2/2025).

    Pembangunan SPBN ini akan menjadi pilot project di Kukar dan setelah proses evaluasi disetujui Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), maka terbitlah rekomendasi yang akan dibawa kepada PT Pertamina dan SPBN akan dibangun. 

    Ia mengungkapkan, luasan lahan yang telah disediakan seluas 49x19 meter persegi. "Kalau untuk pembangunan fisiknya sekitar 40x19 meter. Itu bersebelahan dengan Dermaga Handil," ujarnya.

    Ada sebanyak 384 nelayan yang telah proses verifikasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) dengan permintaan kuota BBM sekitar 96.000 litar per bulan. "Ini kan barang subsidi, kalau barang subsidi ini harus jelas siapa yang akan menerimanya, makanya kita harus punya data nelayan," ungkapnya.

    Dirinya berharap pembangunan SPBN akan dapat mempermudah pekerjaan nelayan di Kabupaten Kukar untuk mendapatkan bahan bakar. "Insyaallah tahun ini sudah dikerjakan, kita masih menunggu verifikasinya," pungkasnya. 

    (Sf/By)