Cari disini...
Seputar Kaltim
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari kekerasan dan eksploitasi, salah satunya melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau.
Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah menyampaikan bahwa dalam hal ini DPPKBP3A Kabupaten Berau telah gencar melakukan sosialisasi, pelatihan dan sebagainya.
Ia juga mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya gencar dilakukan di daerah perkotaan dan kecamatan kota saja, namun pihaknya juga telah menyasar daerah kecamatan pedalaman, hingga ke pesisir dan kepulauan.
"Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai kode etik perlindungan terhadap kekerasan dan eksploitasi di Kabupaten Berau," ujar Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah..
Selain itu, ia juga menekankan bahwa penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak memerlukan kerjasama semua pihak. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk peduli dan terlibat dalam perlindungan terhadap perempuan dan anak.
"Karena kekerasan tersebut adalah tanggung jawab bersama untuk melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi," ungkapnya.
Ia mengatakan segala upaya yang pihaknya lakukan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pemberian layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang terlibat dalam kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, tindak pidana kekerasan seksual, tindak pidana perdagangan orang, anak berhadapan dengan hukum, dan perkawinan anak secara komprehensif.
"Semoga dapat meningkatkan kesadaran dalam memberikan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak, serta mendorong koordinasi yang lebih efektif antara berbagai pihak. Tentunya bisa menekan angka kasus setiap tahunnya," pungkasnya.
Rabiatul pun berharap dengan adanya langkah-langkah ini, perlindungan terhadap perempuan dan anak semakin meningkat dan lebih efektif. Sehingga kasus kekerasan tersebut dapat di tekan di Kabupaten Berau ini.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak dari kekerasan dan eksploitasi, salah satunya melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau.
Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah menyampaikan bahwa dalam hal ini DPPKBP3A Kabupaten Berau telah gencar melakukan sosialisasi, pelatihan dan sebagainya.
Ia juga mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya gencar dilakukan di daerah perkotaan dan kecamatan kota saja, namun pihaknya juga telah menyasar daerah kecamatan pedalaman, hingga ke pesisir dan kepulauan.
"Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai kode etik perlindungan terhadap kekerasan dan eksploitasi di Kabupaten Berau," ujar Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah..
Selain itu, ia juga menekankan bahwa penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak memerlukan kerjasama semua pihak. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk peduli dan terlibat dalam perlindungan terhadap perempuan dan anak.
"Karena kekerasan tersebut adalah tanggung jawab bersama untuk melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi," ungkapnya.
Ia mengatakan segala upaya yang pihaknya lakukan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam pemberian layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak yang terlibat dalam kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, tindak pidana kekerasan seksual, tindak pidana perdagangan orang, anak berhadapan dengan hukum, dan perkawinan anak secara komprehensif.
"Semoga dapat meningkatkan kesadaran dalam memberikan perlindungan yang lebih baik bagi perempuan dan anak, serta mendorong koordinasi yang lebih efektif antara berbagai pihak. Tentunya bisa menekan angka kasus setiap tahunnya," pungkasnya.
Rabiatul pun berharap dengan adanya langkah-langkah ini, perlindungan terhadap perempuan dan anak semakin meningkat dan lebih efektif. Sehingga kasus kekerasan tersebut dapat di tekan di Kabupaten Berau ini.
(Sf/Rs)