Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menargetkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Bedungun, segera beroperasi untuk melayani masyarakat. Operasional rumah sakit tersebut diproyeksikan dimulai secara bertahap pada Mei 2026.
Diketahui, RSUD baru ini telah dibangun sejak dua tahun terakhir dan menjadi salah satu program prioritas Pemkab Berau dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan kesehatan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut percepatan operasional RSUD baru merupakan program mendesak yang terus dikebut pemerintah daerah.
"Kita upayakan bulan Mei sudah mulai operasional. Tentu tidak bisa langsung pindah keseluruhan, tetapi dilakukan secara bertahap karena izin operasional juga masih dalam proses," kata Sri Juniarsih Mas.
Oleh karena itu, sebagai bagian dari persiapan, Bupati pun menunjuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie, untuk sementara merangkap jabatan sebagai Direktur RSUD baru. Penunjukan tersebut bertujuan agar seluruh proses persiapan dan pengawasan operasional rumah sakit dapat berjalan maksimal.
"Saya sangat mengharapkan Kepala Dinas Kesehatan untuk sementara merangkap sebagai direktur agar dapat mengawal persiapan operasional rumah sakit yang baru, termasuk rumah sakit pengembangan yang ada saat ini," ujarnya.
Selain RSUD baru di Jalan Sultan Agung, Lamlay Sarie juga diberi tugas mengawasi progres rumah sakit pengembangan di Jalan Pulau Panjang agar dapat di maksimalkan.
Bupati Berau menegaskan, keberadaan fasilitas kesehatan yang modern sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, fasilitas tersebut juga menjadi salah satu syarat pendukung pengembangan pariwisata kesehatan (health tourism) di Kabupaten Berau.
"Fasilitas kesehatan merupakan penunjang keberhasilan pembangunan dan sangat ditunggu oleh masyarakat, sekaligus menjadi persyaratan dalam pengembangan healthy tourism karena Berau mulai berprogres menuju daerah pariwisata," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menargetkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Bedungun, segera beroperasi untuk melayani masyarakat. Operasional rumah sakit tersebut diproyeksikan dimulai secara bertahap pada Mei 2026.
Diketahui, RSUD baru ini telah dibangun sejak dua tahun terakhir dan menjadi salah satu program prioritas Pemkab Berau dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan kesehatan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut percepatan operasional RSUD baru merupakan program mendesak yang terus dikebut pemerintah daerah.
"Kita upayakan bulan Mei sudah mulai operasional. Tentu tidak bisa langsung pindah keseluruhan, tetapi dilakukan secara bertahap karena izin operasional juga masih dalam proses," kata Sri Juniarsih Mas.
Oleh karena itu, sebagai bagian dari persiapan, Bupati pun menunjuk Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie, untuk sementara merangkap jabatan sebagai Direktur RSUD baru. Penunjukan tersebut bertujuan agar seluruh proses persiapan dan pengawasan operasional rumah sakit dapat berjalan maksimal.
"Saya sangat mengharapkan Kepala Dinas Kesehatan untuk sementara merangkap sebagai direktur agar dapat mengawal persiapan operasional rumah sakit yang baru, termasuk rumah sakit pengembangan yang ada saat ini," ujarnya.
Selain RSUD baru di Jalan Sultan Agung, Lamlay Sarie juga diberi tugas mengawasi progres rumah sakit pengembangan di Jalan Pulau Panjang agar dapat di maksimalkan.
Bupati Berau menegaskan, keberadaan fasilitas kesehatan yang modern sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, fasilitas tersebut juga menjadi salah satu syarat pendukung pengembangan pariwisata kesehatan (health tourism) di Kabupaten Berau.
"Fasilitas kesehatan merupakan penunjang keberhasilan pembangunan dan sangat ditunggu oleh masyarakat, sekaligus menjadi persyaratan dalam pengembangan healthy tourism karena Berau mulai berprogres menuju daerah pariwisata," pungkasnya.
(Sf/Rs)