Seputar Kaltim

    Pemkab Berau Kumpulkan Para Pihak untuk Sepakati Data Pembangunan dalam Forum SDI Tahun 2024

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Desember 2024 pukul 15:16 WITA

    Penandatanganan kesepakatan Forum Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Berau 2024. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) mengadakan Forum Satu Data Indonesia (SDI) tingkat kabupaten tahun 2024, di Ruang RPJPD Bapelitbang Berau, Senin, (2/12/2024).

    Untuk mewujudkan program pembangunan yang merata, bersama mitra pemerintah, program satu data ini pun telah disepakati dan ditandatangani bersama forum SDI Kabupaten Berau.

    Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triarani menyampaikan, Peserta dalam acara ini berjumlah 175 orang. Forum ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengelolaan data dan informasi pemerintahan guna menunjang perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif.

    "Kebutuhan data yang akuntabel, berkualitas dan mudah diakses sangat diperlukan. Tidak hanya bagi pemerintah saja tapi juga mitra pembangunan. Informasi ini lah yang digunakan nantinya dalam menjalankan pembangunan yang berkelanjutan"  ujar Endah.

    Ia juga mengatakan, tujuan kegiatan ini agar sosialisasi forum satu data dapat terorganisir data sebagai prioritas nasional, serta terwujudnya dan terimplementasi satu data sebagai sumber yang terpercaya. Ia juga mengatakan, kebutuhan data sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan.

    Sementara itu, Sekda Berau M Said menyampaikan bahwa kebutuhan data yang akurat merupakan hal yang cukup penting. Oleh karena itu, ia berharap data yang ada disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat disatukan sebagai sumber terpercaya.

    "Kita harus memiliki data yang akurat, seperti halnya kemiskinan ataupun kesehatan. Data ini menjadi acuan dalam menjalankan program," ungkap Sekda Berau, M Said.

    Menurut Said banyak program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah. Hal tersebut lah yang harus didata. Dirinya berharap agar data dapat lebih akurat sehingga tidak tumpang tindih dalam pelaksanaannya. 

    "Data ini juga bisa mempengaruhi persepsi publik. Apa saja yang telah dijalankan pemerintah harus memiliki data yang jelas. Saya harapkan data ini bisa singkron dan update," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Berau Kumpulkan Para Pihak untuk Sepakati Data Pembangunan dalam Forum SDI Tahun 2024

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    02 Desember 2024 pukul 15:16 WITA

    Penandatanganan kesepakatan Forum Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Berau 2024. (Foto:Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) mengadakan Forum Satu Data Indonesia (SDI) tingkat kabupaten tahun 2024, di Ruang RPJPD Bapelitbang Berau, Senin, (2/12/2024).

    Untuk mewujudkan program pembangunan yang merata, bersama mitra pemerintah, program satu data ini pun telah disepakati dan ditandatangani bersama forum SDI Kabupaten Berau.

    Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triarani menyampaikan, Peserta dalam acara ini berjumlah 175 orang. Forum ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengelolaan data dan informasi pemerintahan guna menunjang perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif.

    "Kebutuhan data yang akuntabel, berkualitas dan mudah diakses sangat diperlukan. Tidak hanya bagi pemerintah saja tapi juga mitra pembangunan. Informasi ini lah yang digunakan nantinya dalam menjalankan pembangunan yang berkelanjutan"  ujar Endah.

    Ia juga mengatakan, tujuan kegiatan ini agar sosialisasi forum satu data dapat terorganisir data sebagai prioritas nasional, serta terwujudnya dan terimplementasi satu data sebagai sumber yang terpercaya. Ia juga mengatakan, kebutuhan data sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembangunan.

    Sementara itu, Sekda Berau M Said menyampaikan bahwa kebutuhan data yang akurat merupakan hal yang cukup penting. Oleh karena itu, ia berharap data yang ada disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat disatukan sebagai sumber terpercaya.

    "Kita harus memiliki data yang akurat, seperti halnya kemiskinan ataupun kesehatan. Data ini menjadi acuan dalam menjalankan program," ungkap Sekda Berau, M Said.

    Menurut Said banyak program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah. Hal tersebut lah yang harus didata. Dirinya berharap agar data dapat lebih akurat sehingga tidak tumpang tindih dalam pelaksanaannya. 

    "Data ini juga bisa mempengaruhi persepsi publik. Apa saja yang telah dijalankan pemerintah harus memiliki data yang jelas. Saya harapkan data ini bisa singkron dan update," pungkasnya.

    (Sf/Rs)