Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Junaidi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Petani Milenial adalah konsep yang diperkenalkan melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) RI Nomor 04 Tahun 2019. Program ini bertujuan membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor pertanian, khususnya generasi muda yang berusia antara 19 hingga 39 tahun.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) telah mengumumkan program yang memberikan upah sebesar 10 juta rupiah per bulan bagi para petani muda. Ini menjadi kabar gembira bagi petani muda yang aktif, termasuk di Kabupaten Berau.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Junaidi, menyatakan meskipun program sudah diumumkan, hingga kini belum ada petunjuk pelaksanaan resmi. Pihak DTPHP Berau masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat mengenai pengupahan petani muda.
"Kementrian memiliki rencana untuk upah 10 juta bagi petani muda, itu yang masih kita tunggu untuk aturannya," ujar Kepala DTPHP Berau, Junaidi.
Ia juga mengatakan bahwa petani muda di Kabupaten Berau sudah ada di beberapa daerah seperti, Kampung Buyung-buyung, Kecamatan Tabalar dan Satu kampung di Kecamatan Talisayan itu dalam bentuk kelompok.
"Karena sudah ada kami hanya tinggal melakukan pembinaan nantinya sebagaimana program pemerintah pusat," ucapnya.
Hingga saat ini belum ada petunjuk pelaksanaannya, maka dari itu pihaknya hanya melakukan pembinaan dan pelatihan untuk para petani muda saat ini. Seperti di sentra tanaman pangan yang ada di Kecamatan Biatan, Talisayan, Tabalar, Sambaliung dan beberapa kampung di Gunung Tabur.
"Rencana kedepan kita akan menambah dan kita kembangkan untuk petani muda," ungkapnya.
Selain itu, ia berharap Kabupaten Berau dapat menerapkan program upah bagi petani muda. Ia pun berkomitmen untuk mengembangkan program tersebut ke depan.
Junaidi pun berharap dengan dukungan dari pemerintah, diharapkan kesejahteraan para petani muda di Berau dapat meningkat dan lebih sejahtera.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Junaidi. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Petani Milenial adalah konsep yang diperkenalkan melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) RI Nomor 04 Tahun 2019. Program ini bertujuan membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor pertanian, khususnya generasi muda yang berusia antara 19 hingga 39 tahun.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) telah mengumumkan program yang memberikan upah sebesar 10 juta rupiah per bulan bagi para petani muda. Ini menjadi kabar gembira bagi petani muda yang aktif, termasuk di Kabupaten Berau.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Junaidi, menyatakan meskipun program sudah diumumkan, hingga kini belum ada petunjuk pelaksanaan resmi. Pihak DTPHP Berau masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat mengenai pengupahan petani muda.
"Kementrian memiliki rencana untuk upah 10 juta bagi petani muda, itu yang masih kita tunggu untuk aturannya," ujar Kepala DTPHP Berau, Junaidi.
Ia juga mengatakan bahwa petani muda di Kabupaten Berau sudah ada di beberapa daerah seperti, Kampung Buyung-buyung, Kecamatan Tabalar dan Satu kampung di Kecamatan Talisayan itu dalam bentuk kelompok.
"Karena sudah ada kami hanya tinggal melakukan pembinaan nantinya sebagaimana program pemerintah pusat," ucapnya.
Hingga saat ini belum ada petunjuk pelaksanaannya, maka dari itu pihaknya hanya melakukan pembinaan dan pelatihan untuk para petani muda saat ini. Seperti di sentra tanaman pangan yang ada di Kecamatan Biatan, Talisayan, Tabalar, Sambaliung dan beberapa kampung di Gunung Tabur.
"Rencana kedepan kita akan menambah dan kita kembangkan untuk petani muda," ungkapnya.
Selain itu, ia berharap Kabupaten Berau dapat menerapkan program upah bagi petani muda. Ia pun berkomitmen untuk mengembangkan program tersebut ke depan.
Junaidi pun berharap dengan dukungan dari pemerintah, diharapkan kesejahteraan para petani muda di Berau dapat meningkat dan lebih sejahtera.
(Sf/Rs)