Seputar Kaltim

    Pemkab Berau Gelar Forum Konsultasi Publik, Perpustakaan Digenjot jadi Lebih "Kekinian"

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    30 Desember 2025 pukul 23:39 WITA

    Foto bersama saat kegiatan forum konsultasi publik, di Perpustakaan Kabupaten Berau, Tanjung Redeb pada Selasa (30/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menggelar Forum Konsultasi Publik dengan tema pentingnya kehadiran perpustakaan yang "kekinian" untuk memenuhi kebutuhan pemustaka yang "beragam". Kegiatan ini berlangsung di Perpustakaan Kabupaten Berau, Tanjung Redeb pada Selasa (30/12/2025).

    Kepala Dispusip Kabupaten Berau, Yudha Budisantosa, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk transparansi terkait anggaran, kegiatan, jumlah sumber daya manusia (SDM), fasilitas, serta program-program yang telah dilaksanakan.

    "Kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang inklusif dan nyaman bagi semua pengunjung. Walaupun desain interior lantai pertama belum sepenuhnya selesai, kami sudah melakukan beberapa perubahan agar lebih nyaman. Tentunya semua tergantung ketersediaan dana, dan kami berharap ruangan lain juga bisa dikembangkan untuk kenyamanan pemustaka," ujar Yudha.

    Ia pun menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini juga menjadi ajang partisipasi bagi semua pihak, sehingga dapat meningkatkan indeks pembangunan literasi dan tingkat kegemaran membaca di Berau.

    "Dalam kesempatan ini juga kami melakukan launching aplikasi IBerau versi 2 sebagai upaya peningkatan literasi di Kabupaten Berau," tuturnya.

    Seiring kemajuan era digital, Dispusip juga terus berupaya meningkatkan digitalisasi di Kabupaten Berau. Ia menyebutkan fasilitas seperti Buncu Baca Etam dan ruang IT dengan komputer lengkap serta jaringan internet tersedia untuk mendukung kebutuhan informasi masyarakat, termasuk mahasiswa.

    "Anak-anak atau mahasiswa yang membutuhkan informasi melalui internet bisa memanfaatkan fasilitas ini. Kami berharap forum ini juga menjadi komunikasi dua arah, sehingga Dispusip selalu siap menerima saran dan masukan dari pengunjung," tambahnya.

    Selain itu, Yudha menegaskan bahwa pihaknya di Dispusip akan terus berinovasi untuk memperbaiki layanan, khususnya di Perpustakaan Sanggam Barintak, serta mendorong kerja sama semua pihak guna meningkatkan akreditasi perpustakaan di Kabupaten Berau.

    "Kami ingin semua perpustakaan di Berau terus berkembang, sehingga layanan semakin berkualitas dan masyarakat semakin puas," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Berau Gelar Forum Konsultasi Publik, Perpustakaan Digenjot jadi Lebih "Kekinian"

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    30 Desember 2025 pukul 23:39 WITA

    Foto bersama saat kegiatan forum konsultasi publik, di Perpustakaan Kabupaten Berau, Tanjung Redeb pada Selasa (30/12/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menggelar Forum Konsultasi Publik dengan tema pentingnya kehadiran perpustakaan yang "kekinian" untuk memenuhi kebutuhan pemustaka yang "beragam". Kegiatan ini berlangsung di Perpustakaan Kabupaten Berau, Tanjung Redeb pada Selasa (30/12/2025).

    Kepala Dispusip Kabupaten Berau, Yudha Budisantosa, menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk transparansi terkait anggaran, kegiatan, jumlah sumber daya manusia (SDM), fasilitas, serta program-program yang telah dilaksanakan.

    "Kami ingin menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang inklusif dan nyaman bagi semua pengunjung. Walaupun desain interior lantai pertama belum sepenuhnya selesai, kami sudah melakukan beberapa perubahan agar lebih nyaman. Tentunya semua tergantung ketersediaan dana, dan kami berharap ruangan lain juga bisa dikembangkan untuk kenyamanan pemustaka," ujar Yudha.

    Ia pun menyampaikan bahwa forum konsultasi publik ini juga menjadi ajang partisipasi bagi semua pihak, sehingga dapat meningkatkan indeks pembangunan literasi dan tingkat kegemaran membaca di Berau.

    "Dalam kesempatan ini juga kami melakukan launching aplikasi IBerau versi 2 sebagai upaya peningkatan literasi di Kabupaten Berau," tuturnya.

    Seiring kemajuan era digital, Dispusip juga terus berupaya meningkatkan digitalisasi di Kabupaten Berau. Ia menyebutkan fasilitas seperti Buncu Baca Etam dan ruang IT dengan komputer lengkap serta jaringan internet tersedia untuk mendukung kebutuhan informasi masyarakat, termasuk mahasiswa.

    "Anak-anak atau mahasiswa yang membutuhkan informasi melalui internet bisa memanfaatkan fasilitas ini. Kami berharap forum ini juga menjadi komunikasi dua arah, sehingga Dispusip selalu siap menerima saran dan masukan dari pengunjung," tambahnya.

    Selain itu, Yudha menegaskan bahwa pihaknya di Dispusip akan terus berinovasi untuk memperbaiki layanan, khususnya di Perpustakaan Sanggam Barintak, serta mendorong kerja sama semua pihak guna meningkatkan akreditasi perpustakaan di Kabupaten Berau.

    "Kami ingin semua perpustakaan di Berau terus berkembang, sehingga layanan semakin berkualitas dan masyarakat semakin puas," tutupnya.

    (Sf/Rs)