Seputar Kaltim

    Pemkab Berau Dorong BUMK Jadi Motor Penggerak Pembangunan Ekonomi Kampung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    16 Juli 2026 pukul 16:55 WITA

    Kolaborasi Pemkab Berau dengan UMB terkait Penguatan BUMK dan Peningkatan SDM Kabupaten Berau, di Ballroom Hotel SM Tower Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemkab Berau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi di tingkat kampung. 

    Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, akuntabel, inovatif dan berkelanjutan, BUMK diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhanmad Said saat membuka kegiatan Penguatan BUMK dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Berau yang berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), di Ballroom Hotel SM Tower, Tanjung Redeb, Kamis (16/7/2026).

    Kegiatan turut dihadiri Kepala DPMK Berau, Akademisi, Camat, Para Kepala Kampung, serta Pengurus BUMK se-Kabupaten Berau.

    Muhammad Said mengatakan BUMK harus mampu berkembang menjadi lembaga usaha yang sehat dan berdaya saing. Untuk itu, para pengurus dituntut memiliki kemampuan membaca peluang usaha, mengelola risiko, membangun kemitraan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menjalankan usahanya.

    "Pengurus BUMK harus mampu membaca peluang usaha, mengelola risiko, membangun kemitraan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memiliki daya saing," ujar Said.

    Sekda Berau, Muhammad Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)Sekda Berau, Muhammad Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Menurutnya, Berau memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata hingga ekonomi kreatif yang tersebar di hampir seluruh kampung. 

    "Potensi ini harus dikelola secara optimal melalui BUMK sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa," tuturnya.

    Ia juga mengajak seluruh kepala kampung untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan BUMK di wilayah masing-masing. Sinergi antara pemerintah kampung, pengurus BUMK, masyarakat dan pelaku usaha dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

    Ia menegaskan, di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, BUMK tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif. Sebaliknya, BUMK harus hadir sebagai motor penggerak ekonomi kampung yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK), memperkuat keberadaan UMKM lokal, serta menciptakan peluang usaha baru.

    "Saya berharap melalui kegiatan ini para peserta memperoleh wawasan dan pengalaman baru dalam mengembangkan usaha kampung yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman," katanya.

    Said optimistis, dengan pengelolaan yang baik dan dukungan seluruh pihak, BUMK akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan kampung yang mandiri, maju dan sejahtera sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Berau yang berdaya saing, unggul dan berkelanjutan. (Adv)

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pemkab Berau Dorong BUMK Jadi Motor Penggerak Pembangunan Ekonomi Kampung

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Lodya A
    16 Juli 2026 pukul 16:55 WITA

    Kolaborasi Pemkab Berau dengan UMB terkait Penguatan BUMK dan Peningkatan SDM Kabupaten Berau, di Ballroom Hotel SM Tower Tanjung Redeb. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Pemkab Berau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi di tingkat kampung. 

    Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, akuntabel, inovatif dan berkelanjutan, BUMK diharapkan mampu mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhanmad Said saat membuka kegiatan Penguatan BUMK dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Berau yang berkolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB), di Ballroom Hotel SM Tower, Tanjung Redeb, Kamis (16/7/2026).

    Kegiatan turut dihadiri Kepala DPMK Berau, Akademisi, Camat, Para Kepala Kampung, serta Pengurus BUMK se-Kabupaten Berau.

    Muhammad Said mengatakan BUMK harus mampu berkembang menjadi lembaga usaha yang sehat dan berdaya saing. Untuk itu, para pengurus dituntut memiliki kemampuan membaca peluang usaha, mengelola risiko, membangun kemitraan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menjalankan usahanya.

    "Pengurus BUMK harus mampu membaca peluang usaha, mengelola risiko, membangun kemitraan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memiliki daya saing," ujar Said.

    Sekda Berau, Muhammad Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)Sekda Berau, Muhammad Said. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Menurutnya, Berau memiliki potensi besar di berbagai sektor, seperti pertanian, perikanan, perkebunan, pariwisata hingga ekonomi kreatif yang tersebar di hampir seluruh kampung. 

    "Potensi ini harus dikelola secara optimal melalui BUMK sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa," tuturnya.

    Ia juga mengajak seluruh kepala kampung untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan BUMK di wilayah masing-masing. Sinergi antara pemerintah kampung, pengurus BUMK, masyarakat dan pelaku usaha dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.

    Ia menegaskan, di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, BUMK tidak boleh hanya menjalankan fungsi administratif. Sebaliknya, BUMK harus hadir sebagai motor penggerak ekonomi kampung yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK), memperkuat keberadaan UMKM lokal, serta menciptakan peluang usaha baru.

    "Saya berharap melalui kegiatan ini para peserta memperoleh wawasan dan pengalaman baru dalam mengembangkan usaha kampung yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman," katanya.

    Said optimistis, dengan pengelolaan yang baik dan dukungan seluruh pihak, BUMK akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan kampung yang mandiri, maju dan sejahtera sekaligus mendukung pembangunan Kabupaten Berau yang berdaya saing, unggul dan berkelanjutan. (Adv)

    (Sf/Lo)