Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni saat diwawancarai di Kantor Gubernur Kaltim, Jum'at (19/4/2024). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Baru-baru ini pemerintah khususnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Abdullah Azwar, mengumumkan persiapan formasi khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan ditempatkan di IKN.
Tak hanya itu, kebijakan ini juga termasuk penyiapan formasi khusus bagi putra-putri terbaik Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberdayakan sumber daya manusia lokal.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyatakan bahwa pembahasan internal mengenai skema penempatan ASN ini belum dilakukan.
"Kami akan melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk detail lebih lanjut," ujar Sri Wahyuni di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Jum'at (19/4/2024).
Dalam konferensi pers bertajuk 'Skema Pemindahan ASN ke IKN', pengisian kebutuhan ASN di IKN akan bersumber dari tiga jalur utama. Pertama, ASN dari kementerian/lembaga yang akan dipindahkan ke IKN. Kedua, hasil rekrutmen CPNS khusus tahun 2024 yang saat ini sudah memasuki tahap perincian formasi. Ketiga, melalui mutasi pegawai ASN dari pemerintah daerah Kaltim.
Sri Wahyuni menambahkan bahwa proses pemindahan ASN ke IKN akan dilakukan secara nasional dan terbuka bagi semua.
"Prosedur pemindahan akan mengikuti aturan yang berlaku, asalkan tidak mengganggu keberlangsungan jabatan fungsional di instansi sebelumnya," terangnya.
Lebih lanjut, Sri Wahyuni menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan riil dalam proses pemindahan ASN.
"Kami membuka peluang bagi putra-putri Kaltim untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN, namun tetap harus mempertimbangkan kebutuhan yang ada," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni saat diwawancarai di Kantor Gubernur Kaltim, Jum'at (19/4/2024). (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Baru-baru ini pemerintah khususnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Abdullah Azwar, mengumumkan persiapan formasi khusus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan ditempatkan di IKN.
Tak hanya itu, kebijakan ini juga termasuk penyiapan formasi khusus bagi putra-putri terbaik Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memberdayakan sumber daya manusia lokal.
Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyatakan bahwa pembahasan internal mengenai skema penempatan ASN ini belum dilakukan.
"Kami akan melakukan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk detail lebih lanjut," ujar Sri Wahyuni di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Jum'at (19/4/2024).
Dalam konferensi pers bertajuk 'Skema Pemindahan ASN ke IKN', pengisian kebutuhan ASN di IKN akan bersumber dari tiga jalur utama. Pertama, ASN dari kementerian/lembaga yang akan dipindahkan ke IKN. Kedua, hasil rekrutmen CPNS khusus tahun 2024 yang saat ini sudah memasuki tahap perincian formasi. Ketiga, melalui mutasi pegawai ASN dari pemerintah daerah Kaltim.
Sri Wahyuni menambahkan bahwa proses pemindahan ASN ke IKN akan dilakukan secara nasional dan terbuka bagi semua.
"Prosedur pemindahan akan mengikuti aturan yang berlaku, asalkan tidak mengganggu keberlangsungan jabatan fungsional di instansi sebelumnya," terangnya.
Lebih lanjut, Sri Wahyuni menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan riil dalam proses pemindahan ASN.
"Kami membuka peluang bagi putra-putri Kaltim untuk berpartisipasi dalam pembangunan IKN, namun tetap harus mempertimbangkan kebutuhan yang ada," pungkasnya.
(Sf/Rs)