Cari disini...
Seputar Kaltim
Dewas Perumdam Tirta Kandilo, Adi Maulana (Dok. Prokopim Paser)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bakal melibatkan pihak swasta untuk membenahi pelayanan air bersih yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo.
Dewan Pengawas (Dewas) Perumdam Tirta Kandilo, Adi Maulana mengatakan air bersih masih menjadi persoalan yang komleks di Kabupaten Paser. Sebab masih kerap dikeluhkan kualitas air hingga beberapa daerah yang belum terjangkau pipanisasi Perumdam.
Dalam upaya membenahi persoalan layanan air bersih, Pemkab Paser melakukan konsultasi ke Direktorat Jendral (Dirjen) pelaksanaan pembiayaan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Dari hasil konsultasi, Dirjen siap melakukan pendampingan untuk pengembangan Perumdam Torta Kandilo,” kata Adi Maulana, Jumat (29/11/2024).
Pemkab Paser bakal melibatkan langsung swasta dalam penanganan pembenahan layanan air bersih.
"Jadi Perumda Air Minum Tirta Kandilo nanti akan bekerja sama langsung dengan pihak swasta untuk melakukan pengembangan di Perumdam untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat,” tuturnya.
Namun, Ada Maulana belum bisa menyebutkan secara pasti siapa pihak swasta yang dimaksud karena masih dilakukan seleksi untuk dilakukan kerja sama.
"Jika pihak swasta yang sudah masuk menawarkan kerjasama namun tidak diundang oleh pihak Pemkab Paser, maka berarti tidak masuk dalam kriteria yang diharapkan Pemkab Paser,” ungkapnya.
Ia mengaku keterlibatan pihak swasta bekerja sama dengan Pemkab Paser dalam Pengembangan layanan air bersih atas dasar evaluasi yang telah dilakukan.
Permasalahannya terkait kurangnya tenaga ahli yang berkompeten dalam pengolahan, distribusi dan manajemen perkantoran, hingga dari faktor eksternal seperti banyaknya keluhan masyarakat.
"Untuk menangani permasalahan itu butuh waktu dan keterbatasan biaya, dengan adanya kerjasama dengan pihak swasta, mereka akan membawa modal, SDM dan teknologi yang akan mereka gunakan," tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Dewas Perumdam Tirta Kandilo, Adi Maulana (Dok. Prokopim Paser)
Tanah Grogot - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser bakal melibatkan pihak swasta untuk membenahi pelayanan air bersih yang dikelola oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kandilo.
Dewan Pengawas (Dewas) Perumdam Tirta Kandilo, Adi Maulana mengatakan air bersih masih menjadi persoalan yang komleks di Kabupaten Paser. Sebab masih kerap dikeluhkan kualitas air hingga beberapa daerah yang belum terjangkau pipanisasi Perumdam.
Dalam upaya membenahi persoalan layanan air bersih, Pemkab Paser melakukan konsultasi ke Direktorat Jendral (Dirjen) pelaksanaan pembiayaan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Dari hasil konsultasi, Dirjen siap melakukan pendampingan untuk pengembangan Perumdam Torta Kandilo,” kata Adi Maulana, Jumat (29/11/2024).
Pemkab Paser bakal melibatkan langsung swasta dalam penanganan pembenahan layanan air bersih.
"Jadi Perumda Air Minum Tirta Kandilo nanti akan bekerja sama langsung dengan pihak swasta untuk melakukan pengembangan di Perumdam untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat,” tuturnya.
Namun, Ada Maulana belum bisa menyebutkan secara pasti siapa pihak swasta yang dimaksud karena masih dilakukan seleksi untuk dilakukan kerja sama.
"Jika pihak swasta yang sudah masuk menawarkan kerjasama namun tidak diundang oleh pihak Pemkab Paser, maka berarti tidak masuk dalam kriteria yang diharapkan Pemkab Paser,” ungkapnya.
Ia mengaku keterlibatan pihak swasta bekerja sama dengan Pemkab Paser dalam Pengembangan layanan air bersih atas dasar evaluasi yang telah dilakukan.
Permasalahannya terkait kurangnya tenaga ahli yang berkompeten dalam pengolahan, distribusi dan manajemen perkantoran, hingga dari faktor eksternal seperti banyaknya keluhan masyarakat.
"Untuk menangani permasalahan itu butuh waktu dan keterbatasan biaya, dengan adanya kerjasama dengan pihak swasta, mereka akan membawa modal, SDM dan teknologi yang akan mereka gunakan," tandasnya.
(Sf/By)