Cari disini...
Seputar Kaltim
Jalan sementara yang telah dilakukan perbaikan. (Foto: Septiana)
Tenggarong - Dinas Pekerja Umum (DPU) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melaksanakan rakor membahas perbaikan jalan rusak yang menghubungkan Kota Bangun-Kenohan.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahyani Fadianur Diani mengatakan pemkab sedang mencari alternatif untuk melakukan perbaikan ini.
Salah satu alternatifnya adalah menggandeng perusahaan yang hendak berpartisipasi dalam perbaikan jalan sementara.
"Intinya kita meminta kontribusi bantuan perusahaan, terutama yang beroperasi di Kota Bangun, Sebelimbingan, Tuana Tuha dan Teluk Muda," kata Ahyani, kamis (23/1/2025).
Pemerintah juga meminta truk perusahaan yang melintas di wilayah tersebut untuk membantu penanganan. "Mereka kita undang rapat untuk koordinasi menangani perbaikan jalan itu," ujarnya.
Sebab pada Februari 2025, kontrak dengan pihak perusahaan sudah berjalan. "Untuk sementara ini kita menangani jalan yang parah-parah saja, seperti jalan berlubang untuk ditutup," ungkapnya.
Ahyani menegaskan, dengan cuaca tidak menentu saat ini tak menjadi alasan untuk menunda pengerjaan jalan tersebut. Beberapa titik akan ditangani.
Kini di beberapa titik sudah mulai dikerjakan pemerintah Kecamatan berkolaborasi dengan perusahaan.
"Titik kerusakan ini memang berubah-ubah, tadinya kita kerjakan dan tambal di bagian yang parah, kemudian ditemukan lagi kerusakan di bagian lainnya. Ini yang sedang kita fokuskan," sebutnya.
Dirinya berharap masyarakat juga dapat berkolaborasi saling membantu menimbun jalan yang berlubang di kawasan tersebut.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Jalan sementara yang telah dilakukan perbaikan. (Foto: Septiana)
Tenggarong - Dinas Pekerja Umum (DPU) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melaksanakan rakor membahas perbaikan jalan rusak yang menghubungkan Kota Bangun-Kenohan.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahyani Fadianur Diani mengatakan pemkab sedang mencari alternatif untuk melakukan perbaikan ini.
Salah satu alternatifnya adalah menggandeng perusahaan yang hendak berpartisipasi dalam perbaikan jalan sementara.
"Intinya kita meminta kontribusi bantuan perusahaan, terutama yang beroperasi di Kota Bangun, Sebelimbingan, Tuana Tuha dan Teluk Muda," kata Ahyani, kamis (23/1/2025).
Pemerintah juga meminta truk perusahaan yang melintas di wilayah tersebut untuk membantu penanganan. "Mereka kita undang rapat untuk koordinasi menangani perbaikan jalan itu," ujarnya.
Sebab pada Februari 2025, kontrak dengan pihak perusahaan sudah berjalan. "Untuk sementara ini kita menangani jalan yang parah-parah saja, seperti jalan berlubang untuk ditutup," ungkapnya.
Ahyani menegaskan, dengan cuaca tidak menentu saat ini tak menjadi alasan untuk menunda pengerjaan jalan tersebut. Beberapa titik akan ditangani.
Kini di beberapa titik sudah mulai dikerjakan pemerintah Kecamatan berkolaborasi dengan perusahaan.
"Titik kerusakan ini memang berubah-ubah, tadinya kita kerjakan dan tambal di bagian yang parah, kemudian ditemukan lagi kerusakan di bagian lainnya. Ini yang sedang kita fokuskan," sebutnya.
Dirinya berharap masyarakat juga dapat berkolaborasi saling membantu menimbun jalan yang berlubang di kawasan tersebut.
(Sf/By)