Cari disini...
Seputar Kaltim
Petakan gratis yang di sediakan oleh pengurus Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong kepada pelaku UMKM. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Badan Pelaksana Pengelola Masjid Agung Sultan Sulaiman, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) menyediakan tempat gratis untuk para pelaku UMKM berjualan agar kawasan parkiran masjid terlihat rapi.
Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Agung Sultan Sulaiman, H Muhammad Bisron mengatakan telah menyiapkan 14 petak untuk para pelaku UMKM, khususnya para pedagang yang berjualan di sekitar masjid agung.
"Petak tersebut dibangun pemerintah daerah. Rencana kemarin akan dibangunkan 28 petak, tapi yang terealisasi baru 14 petak," kata Bisron, Selasa (27/2/2024).
Puluhan petak itu akan dikelola para pedagang, sementara Badan Pelaksana Pengelola Masjid Agung tidak mengambil keuntungan atau kesempatan dari pembangunan petak tersebut.
"Memang sudah banyak peminatnya dari luar, tapi saya tegaskan petak tersebut tak diperjual belikan atau disewakan. Petak itu hanya untuk paguyuban pedagang Masjid Agung, kami berikan gratis," ucapnya.
Namun, ia memberi syarat kepada para pedagang. Pedagang harus bisa meningkatkan ibadah salat ketika waktunya tiba.
"Pedagang kita wajibkan untuk salat ketika waktunya tiba, jangan bermalas-malasan karena salat itu wajib untuk umat islam," ungkapnya.
Ia menyebutkan petak tersebut rencananya mulai digunakan saat Ramadaan. Tapi hingga kini penyerahan aset belum dilakukan oleh Dinas PU, sehingga tak bisa dipastikan pada ramadhan ini bisa digunakan atau tidak.
"Saya tidak tahu kapan akan diserahterimakan, rencananya akan kita resmikan di ramadhan ini," sebutnya.
Bisron berharap kawasan Masjid Agung ini bisa menjadi daya tarik bagi wisata religi, apalagi mendekati Ramadan. "Kita akan coba usulkan nanti terkait lokasi disekitaran Masjid Agung ini," pungkasnya.
Diketahui Masjid Agung Sultan Sulaiman berdekatan dengan Museum Mulawarman, Monumen Pancasila, Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan Masjid Jami' Adji Amir Hasanuddin.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Petakan gratis yang di sediakan oleh pengurus Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong kepada pelaku UMKM. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Badan Pelaksana Pengelola Masjid Agung Sultan Sulaiman, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) menyediakan tempat gratis untuk para pelaku UMKM berjualan agar kawasan parkiran masjid terlihat rapi.
Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Agung Sultan Sulaiman, H Muhammad Bisron mengatakan telah menyiapkan 14 petak untuk para pelaku UMKM, khususnya para pedagang yang berjualan di sekitar masjid agung.
"Petak tersebut dibangun pemerintah daerah. Rencana kemarin akan dibangunkan 28 petak, tapi yang terealisasi baru 14 petak," kata Bisron, Selasa (27/2/2024).
Puluhan petak itu akan dikelola para pedagang, sementara Badan Pelaksana Pengelola Masjid Agung tidak mengambil keuntungan atau kesempatan dari pembangunan petak tersebut.
"Memang sudah banyak peminatnya dari luar, tapi saya tegaskan petak tersebut tak diperjual belikan atau disewakan. Petak itu hanya untuk paguyuban pedagang Masjid Agung, kami berikan gratis," ucapnya.
Namun, ia memberi syarat kepada para pedagang. Pedagang harus bisa meningkatkan ibadah salat ketika waktunya tiba.
"Pedagang kita wajibkan untuk salat ketika waktunya tiba, jangan bermalas-malasan karena salat itu wajib untuk umat islam," ungkapnya.
Ia menyebutkan petak tersebut rencananya mulai digunakan saat Ramadaan. Tapi hingga kini penyerahan aset belum dilakukan oleh Dinas PU, sehingga tak bisa dipastikan pada ramadhan ini bisa digunakan atau tidak.
"Saya tidak tahu kapan akan diserahterimakan, rencananya akan kita resmikan di ramadhan ini," sebutnya.
Bisron berharap kawasan Masjid Agung ini bisa menjadi daya tarik bagi wisata religi, apalagi mendekati Ramadan. "Kita akan coba usulkan nanti terkait lokasi disekitaran Masjid Agung ini," pungkasnya.
Diketahui Masjid Agung Sultan Sulaiman berdekatan dengan Museum Mulawarman, Monumen Pancasila, Kedaton Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan Masjid Jami' Adji Amir Hasanuddin.
(Sf/By)