Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Desa Seniung Jaya, Rachmatullah. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pemerintah Desa Seniung Jaya, Kecamatan Paser Belengkong menaruh fokus terhadap salah satu program pemerintah daerah yaitu percepatan penurunan angka stunting.
Untuk memastikan kelancaran berjalannya penanganan gizi terhadap masyarakat itu, pihak Desa Seniung Jaya secara rutin mengalokasikan dana khusus melalui anggaran desa.
Di tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Seniung Jaya menganggarkan dana sekitar Rp60 juta. Anggaran tersebut dialokasikan secara khusus melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk mendanai berbagai program pencegahan stunting.
Kepala Desa Seniung Jaya, Rachmatullah menyebut pelaksanaan program penanganan stunting yang dilaksanakan oleh pihaknya sudah mulai berjalan sejak beberapa tahun yang lalu.
Pada tahun-tahun sebelumnya, program itu difokuskan pada pemberian Makanan Tambahan (PMT) kelompok anak-anak. Langkah awal tersebut ditujukan untuk menjaga asupan gizi anak pada usia dini di lingkungan desa.
"Tahun sebelumnya program ini difokuskan kepada anak-anak," ujar Rachmatullah, Senin (14/9/2026).
Adapun sasaran pemberian makanan tambahan pada periode awal tersebut mencakup para siswa di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/TK). Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1.
Makanan tambahan yang dibagikan kepada anak-anak sekolah tersebut mencakup asupan bernutrisi tinggi. Jenis bantuan gizi yang diberikan secara berkala berupa pasokan telur dan susu segar.
Memasuki pelaksanaan di tahun 2026 ini, sasaran penerima manfaat program stunting di Desa Seniung Jaya telah mengalami perluasan. Saat ini perhatian juga difokuskan kepada para ibu hamil (bumil) untuk pencegahan sejak dini.
Dalam mengeksekusi penyaluran bantuan, pihak desa menjalin kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan kader posyandu setempat.
"Ada tenaga kesehatannya, ada juga kader di posyandunya. Nah, merekalah nanti yang yang mengelola dan menjalankan program," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Desa Seniung Jaya, Rachmatullah. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Pemerintah Desa Seniung Jaya, Kecamatan Paser Belengkong menaruh fokus terhadap salah satu program pemerintah daerah yaitu percepatan penurunan angka stunting.
Untuk memastikan kelancaran berjalannya penanganan gizi terhadap masyarakat itu, pihak Desa Seniung Jaya secara rutin mengalokasikan dana khusus melalui anggaran desa.
Di tahun 2026 ini, Pemerintah Desa Seniung Jaya menganggarkan dana sekitar Rp60 juta. Anggaran tersebut dialokasikan secara khusus melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) untuk mendanai berbagai program pencegahan stunting.
Kepala Desa Seniung Jaya, Rachmatullah menyebut pelaksanaan program penanganan stunting yang dilaksanakan oleh pihaknya sudah mulai berjalan sejak beberapa tahun yang lalu.
Pada tahun-tahun sebelumnya, program itu difokuskan pada pemberian Makanan Tambahan (PMT) kelompok anak-anak. Langkah awal tersebut ditujukan untuk menjaga asupan gizi anak pada usia dini di lingkungan desa.
"Tahun sebelumnya program ini difokuskan kepada anak-anak," ujar Rachmatullah, Senin (14/9/2026).
Adapun sasaran pemberian makanan tambahan pada periode awal tersebut mencakup para siswa di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/TK). Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 1.
Makanan tambahan yang dibagikan kepada anak-anak sekolah tersebut mencakup asupan bernutrisi tinggi. Jenis bantuan gizi yang diberikan secara berkala berupa pasokan telur dan susu segar.
Memasuki pelaksanaan di tahun 2026 ini, sasaran penerima manfaat program stunting di Desa Seniung Jaya telah mengalami perluasan. Saat ini perhatian juga difokuskan kepada para ibu hamil (bumil) untuk pencegahan sejak dini.
Dalam mengeksekusi penyaluran bantuan, pihak desa menjalin kolaborasi dengan tenaga kesehatan dan kader posyandu setempat.
"Ada tenaga kesehatannya, ada juga kader di posyandunya. Nah, merekalah nanti yang yang mengelola dan menjalankan program," tutupnya.
(Sf/Rs)