Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim
Berikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji yang akan berangkat dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menuju Madinah. (Foto: Bandara/Seputarfakta.com)
Balikpapan - PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan International Airport resmi memulai operasional pemberangkatan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sebanyak 359 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 diberangkatkan dari Balikpapan menuju Madinah.
Kloter pertama yang berasal dari Samarinda lepas landas Minggu (26/4/2026) pukul 23.55 Wita menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 4101. Pesawat jenis Airbus A330-900 Neo tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada Senin (27/4/2026) pukul 08.15 waktu setempat.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Iwan Winaya Mahdar, memastikan seluruh fasilitas dan layanan telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan jemaah.
Menurutnya, koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai, serta maskapai. Fokus utama layanan adalah memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah, khususnya bagi lanjut usia.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, termasuk memastikan proses perpindahan dari asrama ke pesawat berjalan efisien tanpa kendala,” ucap Iwan kepada media, Minggu malam.
Secara keseluruhan, Bandara SAMS Sepinggan akan melayani pemberangkatan 17 kloter hingga 20 Mei 2026. Rinciannya, tujuh kloter menuju Madinah dan 10 kloter menuju Jeddah, dengan jemaah berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Samarinda, Balikpapan, Paser, Berau, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Bontang, dan Kutai Barat.
Untuk meningkatkan kenyamanan, pengelola bandara juga menyediakan layanan jalur cepat (fast track) guna mempercepat proses pemeriksaan dokumen.
“Selain itu, fasilitas garbarata, lift khusus, serta layanan bagi pengguna kursi roda turut disiapkan, terutama untuk mendukung mobilitas jemaah lansia,” paparnya.
Di sisi operasional, pihak bandara menambah personel di area terminal dan sisi udara guna memastikan ketepatan waktu keberangkatan (on-time performance) tetap terjaga.
“Kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat serta memperoleh haji yang mabrur,” kata Iwan.
Sementara itu, Kloter 1 dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 7 Juni 2026 pukul 23.10 Wita dengan penerbangan GIA 4401.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maya Sari -
Seputar Kaltim

Berikan pelayanan terbaik kepada calon jamaah haji yang akan berangkat dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan menuju Madinah. (Foto: Bandara/Seputarfakta.com)
Balikpapan - PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan International Airport resmi memulai operasional pemberangkatan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sebanyak 359 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 diberangkatkan dari Balikpapan menuju Madinah.
Kloter pertama yang berasal dari Samarinda lepas landas Minggu (26/4/2026) pukul 23.55 Wita menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 4101. Pesawat jenis Airbus A330-900 Neo tersebut dijadwalkan tiba di Bandara Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada Senin (27/4/2026) pukul 08.15 waktu setempat.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Iwan Winaya Mahdar, memastikan seluruh fasilitas dan layanan telah dipersiapkan untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan jemaah.
Menurutnya, koordinasi intensif telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai, serta maskapai. Fokus utama layanan adalah memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah, khususnya bagi lanjut usia.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para jemaah, termasuk memastikan proses perpindahan dari asrama ke pesawat berjalan efisien tanpa kendala,” ucap Iwan kepada media, Minggu malam.
Secara keseluruhan, Bandara SAMS Sepinggan akan melayani pemberangkatan 17 kloter hingga 20 Mei 2026. Rinciannya, tujuh kloter menuju Madinah dan 10 kloter menuju Jeddah, dengan jemaah berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, seperti Samarinda, Balikpapan, Paser, Berau, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, Bontang, dan Kutai Barat.
Untuk meningkatkan kenyamanan, pengelola bandara juga menyediakan layanan jalur cepat (fast track) guna mempercepat proses pemeriksaan dokumen.
“Selain itu, fasilitas garbarata, lift khusus, serta layanan bagi pengguna kursi roda turut disiapkan, terutama untuk mendukung mobilitas jemaah lansia,” paparnya.
Di sisi operasional, pihak bandara menambah personel di area terminal dan sisi udara guna memastikan ketepatan waktu keberangkatan (on-time performance) tetap terjaga.
“Kami berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat serta memperoleh haji yang mabrur,” kata Iwan.
Sementara itu, Kloter 1 dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 7 Juni 2026 pukul 23.10 Wita dengan penerbangan GIA 4401.
(Sf/Rs)