Seputar Kaltim

    Pembangunan Tol Balikpapan-IKN Berharap Dipercepat, Tantangan Lahan Masih Menjadi Hambatan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Proses pembangunan tol Balikpapan - IKN pada segmen 1B sudah memasuki tahap konstruksi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Basuki Hadimuljono memberikan update terkait pembangunan tol yang menghubungkan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dengan IKN.

    Meskipun proyek ini tengah berjalan, beberapa tantangan terutama soal pembebasan lahan masih menjadi hambatan utama yang perlu diatasi.

    “Proyek tol ini dibagi dalam beberapa segmen, di antaranya segmen 1A, 1B, 3A, 3B, 5A, 5B, 6A, dan 6B,” ucap Basuki kepada media, Senin (27/1/2025).

    Saat ini, segmen 1B sudah memasuki tahap konstruksi, sedangkan segmen 1A masih terhambat pembebasan lahan, khususnya di pusat kota Balikpapan.

    “Kami terus berupaya untuk mempercepat proses pembebasan lahan di segmen 1A, dan kami optimistis pembayaran untuk segmen 1B dapat selesai dalam dua bulan ke depan jika tidak ada kendala lagi," jelasnya.

    Lanjutnya, pembangunan tol untuk segmen 3A dan 3B yang menghubungkan Balikpapan dengan IKN sudah mencapai sekitar 60 persen. Namun, Basuki mengingatkan, meskipun sebelumnya ditargetkan selesai pada Juli 2025, masih ada kemungkinan adanya penyesuaian jadwal karena berbagai faktor yang tidak terduga.

    Dalam upaya mempercepat pembangunan, Otorita IKN juga telah mengajukan permohonan dukungan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    “Kami berharap jika ada kebijakan penghematan anggaran, proyek ini dapat diberi kelonggaran waktu hingga 2026," tambahnya.

    Dirinya juga menekankan pentingnya koordinasi yang terus dijalin antara Otorita IKN, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperlancar proses pembebasan lahan, terutama untuk segmen 1A dan 1B.

    “Kami optimis, meskipun ada beberapa tantangan, kami akan terus berusaha agar proyek ini segera rampung sesuai target," tutupnya.

    Dengan semakin terhubungnya Balikpapan dan IKN melalui tol ini, diharapkan akan semakin mempermudah akses menuju kawasan IKN yang baru, serta mempercepat pengembangan infrastruktur yang diperlukan.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pembangunan Tol Balikpapan-IKN Berharap Dipercepat, Tantangan Lahan Masih Menjadi Hambatan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Proses pembangunan tol Balikpapan - IKN pada segmen 1B sudah memasuki tahap konstruksi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Basuki Hadimuljono memberikan update terkait pembangunan tol yang menghubungkan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dengan IKN.

    Meskipun proyek ini tengah berjalan, beberapa tantangan terutama soal pembebasan lahan masih menjadi hambatan utama yang perlu diatasi.

    “Proyek tol ini dibagi dalam beberapa segmen, di antaranya segmen 1A, 1B, 3A, 3B, 5A, 5B, 6A, dan 6B,” ucap Basuki kepada media, Senin (27/1/2025).

    Saat ini, segmen 1B sudah memasuki tahap konstruksi, sedangkan segmen 1A masih terhambat pembebasan lahan, khususnya di pusat kota Balikpapan.

    “Kami terus berupaya untuk mempercepat proses pembebasan lahan di segmen 1A, dan kami optimistis pembayaran untuk segmen 1B dapat selesai dalam dua bulan ke depan jika tidak ada kendala lagi," jelasnya.

    Lanjutnya, pembangunan tol untuk segmen 3A dan 3B yang menghubungkan Balikpapan dengan IKN sudah mencapai sekitar 60 persen. Namun, Basuki mengingatkan, meskipun sebelumnya ditargetkan selesai pada Juli 2025, masih ada kemungkinan adanya penyesuaian jadwal karena berbagai faktor yang tidak terduga.

    Dalam upaya mempercepat pembangunan, Otorita IKN juga telah mengajukan permohonan dukungan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    “Kami berharap jika ada kebijakan penghematan anggaran, proyek ini dapat diberi kelonggaran waktu hingga 2026," tambahnya.

    Dirinya juga menekankan pentingnya koordinasi yang terus dijalin antara Otorita IKN, Pemerintah Kota Balikpapan, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memperlancar proses pembebasan lahan, terutama untuk segmen 1A dan 1B.

    “Kami optimis, meskipun ada beberapa tantangan, kami akan terus berusaha agar proyek ini segera rampung sesuai target," tutupnya.

    Dengan semakin terhubungnya Balikpapan dan IKN melalui tol ini, diharapkan akan semakin mempermudah akses menuju kawasan IKN yang baru, serta mempercepat pengembangan infrastruktur yang diperlukan.

    (Sf/By)