Seputar Kaltim

    Pembangunan Rumah Sakit di Balikpapan Timur Terancam Gagal

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    09 Maret 2024 pukul 14:32 WITA

    Anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur, Nurhadi Saputra. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk akan membangun rumah sakit di wilayah Balikpapan Timur (Baltim) teram gagal.

    Ini dikarenakan masa jabatan Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud akan berakhirnya di 2024 ini akibat perubahan aturan dari pusat. Awalnya masa jabatan walikota berakhir pada Mei 2025 mendatang.

    "Ini aturan pusat yang berubah, memotong masa jabatan walikota. Kalau tidak masa jabatan habis, bisa kita eksekusi di 2024 ini," ucap Anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur, Nurhadi Saputra, Sabtu (9/3/2024).

    Ia mengaku warga sempat mempertanyakan rencana pembangunan rumah sakit tersebut saat reses yang digelar di RT 10 Balikpapan Timur baru-baru ini.

    Nurhadi pun menjelaskan pembangunan rumah sakit belum bisa dibangun di 2024 ini karena pemotongan masa jabatan wali kota tersebut.

    "Kami masih nunggu di November 2024, apakah Bapak Rahmad terpilih lagi atau tidak. Baru bisa dibicarakan lagi di 2025," terangnya.

    Pembangunan rumah sakit tersebut merupakan salah satu program prioritas Rahmad Mas'ud bidang kesehatan dan menjadi janji politik saat itu.

    "Maka itu, saat ini kami masih menunggu," akunya.

    Detail Engineering Design (DED) rumah sakit tersebut akan dikerjakan pada tahun ini. Tapi itu tidak menjamin pembangunan rumah sakit dikerjakan atau tidak karena semua kembali kepada kebijakan Wali Kota Balikpapan terpilih nantinya.

    (sf/by)

    Seputar Kaltim

    Pembangunan Rumah Sakit di Balikpapan Timur Terancam Gagal

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    09 Maret 2024 pukul 14:32 WITA

    Anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur, Nurhadi Saputra. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk akan membangun rumah sakit di wilayah Balikpapan Timur (Baltim) teram gagal.

    Ini dikarenakan masa jabatan Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud akan berakhirnya di 2024 ini akibat perubahan aturan dari pusat. Awalnya masa jabatan walikota berakhir pada Mei 2025 mendatang.

    "Ini aturan pusat yang berubah, memotong masa jabatan walikota. Kalau tidak masa jabatan habis, bisa kita eksekusi di 2024 ini," ucap Anggota DPRD Dapil Balikpapan Timur, Nurhadi Saputra, Sabtu (9/3/2024).

    Ia mengaku warga sempat mempertanyakan rencana pembangunan rumah sakit tersebut saat reses yang digelar di RT 10 Balikpapan Timur baru-baru ini.

    Nurhadi pun menjelaskan pembangunan rumah sakit belum bisa dibangun di 2024 ini karena pemotongan masa jabatan wali kota tersebut.

    "Kami masih nunggu di November 2024, apakah Bapak Rahmad terpilih lagi atau tidak. Baru bisa dibicarakan lagi di 2025," terangnya.

    Pembangunan rumah sakit tersebut merupakan salah satu program prioritas Rahmad Mas'ud bidang kesehatan dan menjadi janji politik saat itu.

    "Maka itu, saat ini kami masih menunggu," akunya.

    Detail Engineering Design (DED) rumah sakit tersebut akan dikerjakan pada tahun ini. Tapi itu tidak menjamin pembangunan rumah sakit dikerjakan atau tidak karena semua kembali kepada kebijakan Wali Kota Balikpapan terpilih nantinya.

    (sf/by)