Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali saat diwawancarai awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali menyampaikan perkembangan terbaru terkait pembangunan rumah sakit (RS) di wilayah Balikpapan Barat (Balbar) dan rencana pembangunan RS di Balikpapan Timur (Baltim).
Menurut Gasali, pembangunan RS di Balbar saat ini masih terus berjalan meskipun telah melewati masa kontrak. Ia mengungkapkan bahwa kontraknya telah diperpanjang sesuai laporan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
"Memang sudah melewati masa kontrak, tapi kami dapat laporan ada perpanjangan. Soal sanksi keterlambatan, itu ranah teknis dan pasti ada ketentuannya di dinas terkait," ucap Gasali kepada media, Senin (4/8/2025).
Gasali menambahkan, Komisi IV belum melakukan inspeksi mendadak (sidak) kembali ke lokasi karena padatnya agenda, namun terus memantau laporan dari pihak teknis.
Sementara itu, untuk rencana pembangunan RS di Baltim, saat ini masih dalam tahap persiapan lelang. Ia berharap proses lelang dapat dimulai akhir tahun ini agar pekerjaan fisik bisa dimulai awal 2026.
"Kami sudah tahu lokasi lahannya. Targetnya pekerjaan fisik dimulai awal tahun depan, karena proyek ini menggunakan skema anggaran jamak 2026-2027," jelasnya.
Selain infrastruktur kesehatan, Komisi IV juga fokus pada anggaran perubahan 2025 yang memprioritaskan bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk pendidikan, fokusnya saat ini pada renovasi dan perbaikan ruang belajar, terutama pasca-SPMB. Banyak sarana prasarana yang harus dilengkapi.
“Sementara untuk kesehatan, fokus pada kelengkapan fasilitas di puskesmas dan rumah sakit yang masih di bawah anggaran Dinas Kesehatan Kota (DKK)," tutupnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali saat diwawancarai awak media. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali menyampaikan perkembangan terbaru terkait pembangunan rumah sakit (RS) di wilayah Balikpapan Barat (Balbar) dan rencana pembangunan RS di Balikpapan Timur (Baltim).
Menurut Gasali, pembangunan RS di Balbar saat ini masih terus berjalan meskipun telah melewati masa kontrak. Ia mengungkapkan bahwa kontraknya telah diperpanjang sesuai laporan dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
"Memang sudah melewati masa kontrak, tapi kami dapat laporan ada perpanjangan. Soal sanksi keterlambatan, itu ranah teknis dan pasti ada ketentuannya di dinas terkait," ucap Gasali kepada media, Senin (4/8/2025).
Gasali menambahkan, Komisi IV belum melakukan inspeksi mendadak (sidak) kembali ke lokasi karena padatnya agenda, namun terus memantau laporan dari pihak teknis.
Sementara itu, untuk rencana pembangunan RS di Baltim, saat ini masih dalam tahap persiapan lelang. Ia berharap proses lelang dapat dimulai akhir tahun ini agar pekerjaan fisik bisa dimulai awal 2026.
"Kami sudah tahu lokasi lahannya. Targetnya pekerjaan fisik dimulai awal tahun depan, karena proyek ini menggunakan skema anggaran jamak 2026-2027," jelasnya.
Selain infrastruktur kesehatan, Komisi IV juga fokus pada anggaran perubahan 2025 yang memprioritaskan bidang kesehatan dan pendidikan. Untuk pendidikan, fokusnya saat ini pada renovasi dan perbaikan ruang belajar, terutama pasca-SPMB. Banyak sarana prasarana yang harus dilengkapi.
“Sementara untuk kesehatan, fokus pada kelengkapan fasilitas di puskesmas dan rumah sakit yang masih di bawah anggaran Dinas Kesehatan Kota (DKK)," tutupnya.
(Sf/Rs)