Cari disini...
Seputar Kaltim
Dermaga Sidayang, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kebijakan efisiensi anggaran menjadi kendala utama dalam merealisasikan rencana pembangunan fasilitas parkir di kawasan Dermaga Sidayang, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Berau.
Seharusnya kebutuhan lahan parkir di pelabuhan yang melayani penyeberangan ke wilayah wisata seperti Pulau Derawan dan Maratua sangat diperlukan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said mengakui kondisi lahan parkir di Dermaga Sidayang kini sangat darurat, mengingat kebutuhan parkir bagi wisatawan terus meningkat.
"Lahan parkir di pelabuhan sudah tidak tersedia dan kondisinya sangat darurat," kata Said.
Ia menyampaikan perencanaan pengembangan area parkir di sisi kiri dan kanan pelabuhan sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah. Namun kebijakan efisiensi anggaran membuat proyek tersebut harus ditunda.
"Untuk sementara kita gunakan lapangan bola. Tentu harus kita akomodir agar penggunaan aset itu tidak menimbulkan persoalan hukum dan regulasinya akan kita susulkan," tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, melalui Kepala Bidang Angkutan Darat dan Laut, Hendra Syaifuddin menyebut pihaknya menyiapkan rencana pembangunan parkir apung di atas laut. Hal tersebut direncanakan sebab lahan di sisi darat sudah dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata
"Rencana parkir apung ini telah diusulkan dengan anggaran sekitar Rp5 miliar pada tahun anggaran berjalan, tetapi hingga kini belum terakomodir dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)," ujar Andi Marewangeng.
Ia pun menjelaskan Dermaga Sidayang memang tidak dirancang sebagai area parkir, tapi keberadaan fasilitas ini menjadi penting sebagai pelabuhan penyeberangan, sekaligus akses menuju destinasi wisata unggulan Berau.
"Parkir merupakan bagian dari sarana pendukung. Karena desain dermaga bukan untuk parkir, maka sementara kita gunakan lapangan bola," katanya.
Andi mengatakan penataan fasilitas parkir ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, sekaligus memastikan pelayanan di kawasan pelabuhan berjalan optimal.
"Jika fasilitas pendukung belum memadai, tentu pelayanan belum bisa dikatakan maksimal. Saya berharap pembangunan sarana pendukung pelabuhan tersebut dapat segera direalisasikan seiring meningkatnya aktivitas transportasi laut dan kunjungan wisata ke Berau," tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Dermaga Sidayang, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Berau. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Kebijakan efisiensi anggaran menjadi kendala utama dalam merealisasikan rencana pembangunan fasilitas parkir di kawasan Dermaga Sidayang, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Berau.
Seharusnya kebutuhan lahan parkir di pelabuhan yang melayani penyeberangan ke wilayah wisata seperti Pulau Derawan dan Maratua sangat diperlukan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M Said mengakui kondisi lahan parkir di Dermaga Sidayang kini sangat darurat, mengingat kebutuhan parkir bagi wisatawan terus meningkat.
"Lahan parkir di pelabuhan sudah tidak tersedia dan kondisinya sangat darurat," kata Said.
Ia menyampaikan perencanaan pengembangan area parkir di sisi kiri dan kanan pelabuhan sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan pemerintah daerah. Namun kebijakan efisiensi anggaran membuat proyek tersebut harus ditunda.
"Untuk sementara kita gunakan lapangan bola. Tentu harus kita akomodir agar penggunaan aset itu tidak menimbulkan persoalan hukum dan regulasinya akan kita susulkan," tuturnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi Marewangeng, melalui Kepala Bidang Angkutan Darat dan Laut, Hendra Syaifuddin menyebut pihaknya menyiapkan rencana pembangunan parkir apung di atas laut. Hal tersebut direncanakan sebab lahan di sisi darat sudah dimanfaatkan untuk kepentingan pariwisata
"Rencana parkir apung ini telah diusulkan dengan anggaran sekitar Rp5 miliar pada tahun anggaran berjalan, tetapi hingga kini belum terakomodir dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)," ujar Andi Marewangeng.
Ia pun menjelaskan Dermaga Sidayang memang tidak dirancang sebagai area parkir, tapi keberadaan fasilitas ini menjadi penting sebagai pelabuhan penyeberangan, sekaligus akses menuju destinasi wisata unggulan Berau.
"Parkir merupakan bagian dari sarana pendukung. Karena desain dermaga bukan untuk parkir, maka sementara kita gunakan lapangan bola," katanya.
Andi mengatakan penataan fasilitas parkir ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, sekaligus memastikan pelayanan di kawasan pelabuhan berjalan optimal.
"Jika fasilitas pendukung belum memadai, tentu pelayanan belum bisa dikatakan maksimal. Saya berharap pembangunan sarana pendukung pelabuhan tersebut dapat segera direalisasikan seiring meningkatnya aktivitas transportasi laut dan kunjungan wisata ke Berau," tandasnya.
(Sf/Lo)