Seputar Kaltim

    Pembangunan Jembatan Sepan-Bukit Subur Sudah 20 Persen, Pengerjaan Terkendala Cuaca

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    29 Januari 2025 pukul 19:18 WITA

    Pengendara saat melewati jembatan sementara penghubung Kelurahan Sepan dan Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.(Istimewa)

    Penajam - Progres pembangunan jembatan penghubung antara Kelurahan Sepan dan Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diperkirakan sudah mencapai 20 persen.

    Sebelumnya, jembatan yang menjadi satu-satunya akses jalan utama bagi warga setempat itu putus akibat tidak mampu membendung banjir setelah hujan dengan intensitas selama berjam-jam pada 20 Januari 2025 lalu.

    Kini, Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) PPU terus mengebut pembangunan jembatan semi permanen tersebut, meski proses pengerjaannya sempat terkendala dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung.

    “Kemarin masih terkendala di pengecorannya. Baru bagian lantai yang sudah dicor karena permukaan air cukup tinggi setelah diguyur hujan deras,” ucap Kabid Bina Marga DPUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu, Rabu (29/1/2025).

    Petriandy mengatakan telah mengalokasikan anggaran senilai Rp200 juta untuk menyiapkan bahan-bahan material, seperti box culvert yang rencananya akan membentang sepanjang tujuh meter.

    “Saya tidak bisa memastikan kapan proyek itu selesai karena kondisi cuaca kita sedang tidak menentu. Tapi, kami akan terus kebut pengerjaannya,” ungkapnya.

    Berdasarkan penelusuran media ini, warga setempat masih berlalu lalang dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat di jembatan sementara atau alternatif yang dibangun oleh DPUPR PPU dengan beralaskan beberapa bongkahan kayu sebagai pondasinya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pembangunan Jembatan Sepan-Bukit Subur Sudah 20 Persen, Pengerjaan Terkendala Cuaca

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    29 Januari 2025 pukul 19:18 WITA

    Pengendara saat melewati jembatan sementara penghubung Kelurahan Sepan dan Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten PPU.(Istimewa)

    Penajam - Progres pembangunan jembatan penghubung antara Kelurahan Sepan dan Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diperkirakan sudah mencapai 20 persen.

    Sebelumnya, jembatan yang menjadi satu-satunya akses jalan utama bagi warga setempat itu putus akibat tidak mampu membendung banjir setelah hujan dengan intensitas selama berjam-jam pada 20 Januari 2025 lalu.

    Kini, Dinas Perumahan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) PPU terus mengebut pembangunan jembatan semi permanen tersebut, meski proses pengerjaannya sempat terkendala dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung.

    “Kemarin masih terkendala di pengecorannya. Baru bagian lantai yang sudah dicor karena permukaan air cukup tinggi setelah diguyur hujan deras,” ucap Kabid Bina Marga DPUPR PPU, Petriandy Ponganton Pasulu, Rabu (29/1/2025).

    Petriandy mengatakan telah mengalokasikan anggaran senilai Rp200 juta untuk menyiapkan bahan-bahan material, seperti box culvert yang rencananya akan membentang sepanjang tujuh meter.

    “Saya tidak bisa memastikan kapan proyek itu selesai karena kondisi cuaca kita sedang tidak menentu. Tapi, kami akan terus kebut pengerjaannya,” ungkapnya.

    Berdasarkan penelusuran media ini, warga setempat masih berlalu lalang dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat di jembatan sementara atau alternatif yang dibangun oleh DPUPR PPU dengan beralaskan beberapa bongkahan kayu sebagai pondasinya.

    (Sf/By)