Seputar Kaltim

    Pembangunan 88 Lapak Baru di Pasar Senaken Dipastikan Rampung Tahun Ini

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    16 Desember 2024 pukul 13:57 WITA

    Bangunan lapak baru Pasar Senaken (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Paser, Asnawi mengatakan pembangunan 88 lapak di Pasar Penyembolum atau biasa disebut Pasar Senaken sudah pada tahap penyelesaian pada akhir 2024 ini.

    Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, puluhan bangunan lapak sudah berdiri kokoh, hanya tinggal pembersihan lokasi.

    "Pembangunan lapak pedangan pada 2024 ini sudah tahap penyelesaian," Kata Asnawi, Senin (16/12/2024).

    Pembangunan 88 lapak itu rupanya belum cukup untuk memenuhi jumlah dari data base pedagang yang saat ini masih di relokasi di tempat sementara.

    Untuk itu, kata Asnawi pada tahun depan kembali dianggarkan melalui APBD 2024 sebesar Rp10 miliar dengan jumlah lapak yang disesuaikan dari data base pedagang.

    “Kami kembali menganggarkan tahun depan Rp10 miliar, jadi berdasarkan data base seluruhnya ada sekitar 200 lapak yang dibangun,” tuturnya.

    Ia memastikan jumlah data base pedagang itu sudah terikat atau tidak ada lagi perubahan data base sehingga tidak ada penambahan kembali untuk pembangunan lapak.

    "Data base yang kami terima terakhir kemarin untuk dilakukan pembangunan merupakan angka pasti yang harus kami bangunkan lapak baru,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pembangunan 88 Lapak Baru di Pasar Senaken Dipastikan Rampung Tahun Ini

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    16 Desember 2024 pukul 13:57 WITA

    Bangunan lapak baru Pasar Senaken (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Paser, Asnawi mengatakan pembangunan 88 lapak di Pasar Penyembolum atau biasa disebut Pasar Senaken sudah pada tahap penyelesaian pada akhir 2024 ini.

    Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, puluhan bangunan lapak sudah berdiri kokoh, hanya tinggal pembersihan lokasi.

    "Pembangunan lapak pedangan pada 2024 ini sudah tahap penyelesaian," Kata Asnawi, Senin (16/12/2024).

    Pembangunan 88 lapak itu rupanya belum cukup untuk memenuhi jumlah dari data base pedagang yang saat ini masih di relokasi di tempat sementara.

    Untuk itu, kata Asnawi pada tahun depan kembali dianggarkan melalui APBD 2024 sebesar Rp10 miliar dengan jumlah lapak yang disesuaikan dari data base pedagang.

    “Kami kembali menganggarkan tahun depan Rp10 miliar, jadi berdasarkan data base seluruhnya ada sekitar 200 lapak yang dibangun,” tuturnya.

    Ia memastikan jumlah data base pedagang itu sudah terikat atau tidak ada lagi perubahan data base sehingga tidak ada penambahan kembali untuk pembangunan lapak.

    "Data base yang kami terima terakhir kemarin untuk dilakukan pembangunan merupakan angka pasti yang harus kami bangunkan lapak baru,” tandasnya.

    (Sf/By)