Seputar Kaltim

    Pembahasan Anggaran BTT Kota Samarinda Masuk Tahap Finalisasi, Ibrohim: Masih Diriview Inspektorat

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    31 Mei 2023 pukul 11:20 WITA

    Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Samarinda, Ibrohim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Penyusunan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sudah memasuki tahap finalisasi di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Kantor BPKAD, Kota Samarinda, Rabu (31/5/2023).

    Dana BTT ini segera direalisasikan untuk memperbaiki beberapa kerusakan yang terjadi akibat bencana dan jalan rusak yang mempengaruhi mobilitas warga Samarinda.

    Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, Ibrohim menyebutkan anggaran ini diperuntukan untuk kegiatan mendesak yang tidak masuk di APBD murni, seperti penanggulangan bencana.

    "Hal demikian sudah diatur regulasinya baik UU 17 tentang Keuangan Negara, UU 23 tentang Pemerintahan Daerah, PP 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, maupun Permendagri 77 tahun 2019 tentang Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Nah itu diberikan ruang untuk melakukan penganggaran pergeseran dari dana BTT apabila ada kebutuhan mendesak," ungkapnya.

    Pembahasan yang sudah dilakukan berminggu-minggu oleh TAPD sudah dalam finalisasi dan masih menunggu arahan alokasi tersebut kepada OPD terkait.

    "Hal teknis lainnya untuk ini nanti kami serahkan kepada OPD terkait, seperti untuk perbaikan jalan berlubang ke PUPR, penanggulangan akibat longsor dan banjir ke BPBD," jelasnya.

    Ibrahim mengungkapkan besar anggaran yang masih dalam review inspektorat. "Besaran anggaran yang masuk dalam dana BTT ini bekisar Rp 55 miliar, di mana ini masih dilakukan review oleh inspektorat terhadap penyesuaian kebutuhan," paparnya.

    Selain itu, Ibrahim mengatakan dana BTT yang mendesak saat ini dilakukan untuk pengadaan Pipa PDAM.

    "Beberapa daerah tidak memiliki akses air, itu hal mendesak, dengan begitu kami juga sedang berkoordinasi pengadaan Pipa perairan PDAM," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pembahasan Anggaran BTT Kota Samarinda Masuk Tahap Finalisasi, Ibrohim: Masih Diriview Inspektorat

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    31 Mei 2023 pukul 11:20 WITA

    Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Samarinda, Ibrohim. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Penyusunan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sudah memasuki tahap finalisasi di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Kantor BPKAD, Kota Samarinda, Rabu (31/5/2023).

    Dana BTT ini segera direalisasikan untuk memperbaiki beberapa kerusakan yang terjadi akibat bencana dan jalan rusak yang mempengaruhi mobilitas warga Samarinda.

    Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, Ibrohim menyebutkan anggaran ini diperuntukan untuk kegiatan mendesak yang tidak masuk di APBD murni, seperti penanggulangan bencana.

    "Hal demikian sudah diatur regulasinya baik UU 17 tentang Keuangan Negara, UU 23 tentang Pemerintahan Daerah, PP 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, maupun Permendagri 77 tahun 2019 tentang Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah. Nah itu diberikan ruang untuk melakukan penganggaran pergeseran dari dana BTT apabila ada kebutuhan mendesak," ungkapnya.

    Pembahasan yang sudah dilakukan berminggu-minggu oleh TAPD sudah dalam finalisasi dan masih menunggu arahan alokasi tersebut kepada OPD terkait.

    "Hal teknis lainnya untuk ini nanti kami serahkan kepada OPD terkait, seperti untuk perbaikan jalan berlubang ke PUPR, penanggulangan akibat longsor dan banjir ke BPBD," jelasnya.

    Ibrahim mengungkapkan besar anggaran yang masih dalam review inspektorat. "Besaran anggaran yang masuk dalam dana BTT ini bekisar Rp 55 miliar, di mana ini masih dilakukan review oleh inspektorat terhadap penyesuaian kebutuhan," paparnya.

    Selain itu, Ibrahim mengatakan dana BTT yang mendesak saat ini dilakukan untuk pengadaan Pipa PDAM.

    "Beberapa daerah tidak memiliki akses air, itu hal mendesak, dengan begitu kami juga sedang berkoordinasi pengadaan Pipa perairan PDAM," pungkasnya.

    (Sf/By)