Pemancing Ditemukan Meninggal di Kawasan Tambang Sungai Kunjang, Diduga Kelelahan

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    09 Desember 2025 12:27 WIB

    Korban yang telah diselamatkan oleh orang sekitar dan perusahaan. (Foto: istimewa)

    Samarinda - Seorang pria bernama Samsudin dengan usia 50 tahun, warga Perum Elektrik Jalan M. Said, Samarinda, ditemukan meninggal dunia di area kolam bekas tambang yang berlokasi di wilayah Sungai Kunjang, pada Senin (8/12/2025). 

    Korban meninggal saat hendak meninggalkan lokasi pemancingan, diduga akibat kelelahan.

    Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Iptu Agung Sisbiyantoro, membenarkan adanya laporan tersebut dan menjelaskan bahwa korban bukanlah karyawan dari perusahaan di area tersebut, melainkan datang bersama teman-temannya untuk memancing.

    Menurut keterangan Iptu Agung dan data yang dihimpun, korban bersama rekan-rekannya berangkat memancing sejak pukul 08.00 WITA.

    "Korban datang bersama temannya. Mereka memancing di kolam yang sering disebut 'kolam tomang' karena banyak ikan tomannya," jelas Iptu Agung dihubungi di Samarinda, Selasa (9/12/2025).

    Kejadian nahas ini terjadi pada sore hari saat korban dan rombongan hendak kembali.

    "Sekitar pukul 16.20 WITA, saat mereka mau pulang, kira-kira jarak 50 meter meninggalkan kolam tempat mereka memancing, korban mendadak jatuh," tambahnya.

    Teman korban yang melihat kejadian tersebut segera berlari mencari pertolongan. Mereka akhirnya bertemu dengan warga yang sedang merumput, kemudian menghubungi relawan yang diteruskan kepada Babinkamtibmas setempat.

    Polsek Sungai Kunjang yang menerima laporan segera menuju lokasi. Mengingat medan di area tambang yang licin dan sulit dijangkau, terutama setelah hujan deras, Polsek berkoordinasi dengan pihak perusahaan BBE untuk membantu akses menuju lokasi penemuan korban.

    "Karena medannya sulit, apalagi jalan tambang itu sudah hujan dan semakin licin, makanya kita minta bantuan orang perusahaan untuk evakuasi," kata Iptu Agung.

    Saat tim gabungan berhasil mencapai lokasi, korban telah dinyatakan meninggal dunia. Iptu Agung menegaskan bahwa kasus ini merupakan insiden murni yang dialami oleh warga sipil yang sedang memancing.

    "Bukan, orang itu bukan pegawai, bukan pegawai BBE, bukan (kecelakaan kerja). Dugaan sementara, korban kelelahan saat berjalan. Kami tidak menutup kemungkinan korban memiliki riwayat penyakit seperti jantung, namun ini masih pendalaman," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Pemancing Ditemukan Meninggal di Kawasan Tambang Sungai Kunjang, Diduga Kelelahan

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    09 Desember 2025 12:27 WIB

    Korban yang telah diselamatkan oleh orang sekitar dan perusahaan. (Foto: istimewa)

    Samarinda - Seorang pria bernama Samsudin dengan usia 50 tahun, warga Perum Elektrik Jalan M. Said, Samarinda, ditemukan meninggal dunia di area kolam bekas tambang yang berlokasi di wilayah Sungai Kunjang, pada Senin (8/12/2025). 

    Korban meninggal saat hendak meninggalkan lokasi pemancingan, diduga akibat kelelahan.

    Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Iptu Agung Sisbiyantoro, membenarkan adanya laporan tersebut dan menjelaskan bahwa korban bukanlah karyawan dari perusahaan di area tersebut, melainkan datang bersama teman-temannya untuk memancing.

    Menurut keterangan Iptu Agung dan data yang dihimpun, korban bersama rekan-rekannya berangkat memancing sejak pukul 08.00 WITA.

    "Korban datang bersama temannya. Mereka memancing di kolam yang sering disebut 'kolam tomang' karena banyak ikan tomannya," jelas Iptu Agung dihubungi di Samarinda, Selasa (9/12/2025).

    Kejadian nahas ini terjadi pada sore hari saat korban dan rombongan hendak kembali.

    "Sekitar pukul 16.20 WITA, saat mereka mau pulang, kira-kira jarak 50 meter meninggalkan kolam tempat mereka memancing, korban mendadak jatuh," tambahnya.

    Teman korban yang melihat kejadian tersebut segera berlari mencari pertolongan. Mereka akhirnya bertemu dengan warga yang sedang merumput, kemudian menghubungi relawan yang diteruskan kepada Babinkamtibmas setempat.

    Polsek Sungai Kunjang yang menerima laporan segera menuju lokasi. Mengingat medan di area tambang yang licin dan sulit dijangkau, terutama setelah hujan deras, Polsek berkoordinasi dengan pihak perusahaan BBE untuk membantu akses menuju lokasi penemuan korban.

    "Karena medannya sulit, apalagi jalan tambang itu sudah hujan dan semakin licin, makanya kita minta bantuan orang perusahaan untuk evakuasi," kata Iptu Agung.

    Saat tim gabungan berhasil mencapai lokasi, korban telah dinyatakan meninggal dunia. Iptu Agung menegaskan bahwa kasus ini merupakan insiden murni yang dialami oleh warga sipil yang sedang memancing.

    "Bukan, orang itu bukan pegawai, bukan pegawai BBE, bukan (kecelakaan kerja). Dugaan sementara, korban kelelahan saat berjalan. Kami tidak menutup kemungkinan korban memiliki riwayat penyakit seperti jantung, namun ini masih pendalaman," tutupnya.

    (Sf/Rs)