Seputar Kaltim

    Pelican Cross di Kawasan Teras Samarinda Segera Beroperasi, Pengendara dan Pengguna Jalan Wajib Tahu Ini

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    11 Desember 2024 pukul 15:32 WITA

    Pelican cross yang sudah terpasang di depan Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Samarinda Ulu, Rabu (11/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Fasilitas pelican cross di kawasan Teras Samarinda kini telah terpasang, namun hingga saat ini belum dapat digunakan oleh masyarakat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Manalu, menjelaskan bahwa fasilitas ini masih dalam tahap penyelesaian, terutama penggalian kabel bawah tanah yang diperlukan untuk menghubungkan sistem antara sisi kiri dan kanan jalan.  

    “Pelican cross ini belum beroperasi karena masih ada pekerjaan menggali aspal untuk menanam kabel agar sistemnya terkoneksi. Pemasangan ini sudah dimulai sejak tiga hari lalu, dan kami targetkan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan,” ujar Manalu, Rabu (11/12/2024).  

    Manalu menjelaskan bahwa pemasangan pelican cross di Teras Samarinda menjadi salah satu prioritas dalam anggaran perubahan tahun ini. Selain di Teras Samarinda, fasilitas serupa juga akan dipasang di kawasan Taman Samarendah untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki di area tersebut.  

    Pelican cross ini, kata Manalu dirancang dengan mekanisme sederhana yang mudah digunakan oleh masyarakat. Ia menjelaskan, untuk penggunanya, pejalan kaki harus menekan tombol untuk mengaktifkan lampu penyeberangan. Setelah tombol ditekan, suara peringatan (noise) akan terdengar sebagai tanda kepada pengendara bahwa ada pejalan kaki yang akan menyebrang. 

    "Lampu hijau dengan simbol kaki manusia menyala menandakan pejalan kaki dapat melintas. Jika lampu masih merah, maka pengguna jalan diminta menunggu," tuturnya. 

    Dengan terpasangnya pelican cross ini, Manalu menegaskan bahwa pemasangan ini bukan untuk melegalkan parkir kendaraan di seberang kawasan Teras Samarinda. Fasilitas ini ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat, terutama bagi pejalan kaki yang datang dari kawasan belakang Kantor Gubernur Kalimantan Timur.  

    Ia berharap fasilitas ini bisa digunakan dengan sebaik mungkin untuk seluruh masyarakat demi keselamatan pengendara dan pejalan kaki dengan mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada. 

    “Tidak semua pengunjung menggunakan kendaraan pribadi. Ada juga warga yang berjalan kaki. Dengan pelican cross ini, kami ingin memberikan fasilitas penyeberangan yang aman dan nyaman bagi mereka,” pungkasnya.  

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pelican Cross di Kawasan Teras Samarinda Segera Beroperasi, Pengendara dan Pengguna Jalan Wajib Tahu Ini

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    11 Desember 2024 pukul 15:32 WITA

    Pelican cross yang sudah terpasang di depan Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, Samarinda, Samarinda Ulu, Rabu (11/12/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Fasilitas pelican cross di kawasan Teras Samarinda kini telah terpasang, namun hingga saat ini belum dapat digunakan oleh masyarakat. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Manalu, menjelaskan bahwa fasilitas ini masih dalam tahap penyelesaian, terutama penggalian kabel bawah tanah yang diperlukan untuk menghubungkan sistem antara sisi kiri dan kanan jalan.  

    “Pelican cross ini belum beroperasi karena masih ada pekerjaan menggali aspal untuk menanam kabel agar sistemnya terkoneksi. Pemasangan ini sudah dimulai sejak tiga hari lalu, dan kami targetkan selesai dalam dua hingga tiga hari ke depan,” ujar Manalu, Rabu (11/12/2024).  

    Manalu menjelaskan bahwa pemasangan pelican cross di Teras Samarinda menjadi salah satu prioritas dalam anggaran perubahan tahun ini. Selain di Teras Samarinda, fasilitas serupa juga akan dipasang di kawasan Taman Samarendah untuk meningkatkan keselamatan pejalan kaki di area tersebut.  

    Pelican cross ini, kata Manalu dirancang dengan mekanisme sederhana yang mudah digunakan oleh masyarakat. Ia menjelaskan, untuk penggunanya, pejalan kaki harus menekan tombol untuk mengaktifkan lampu penyeberangan. Setelah tombol ditekan, suara peringatan (noise) akan terdengar sebagai tanda kepada pengendara bahwa ada pejalan kaki yang akan menyebrang. 

    "Lampu hijau dengan simbol kaki manusia menyala menandakan pejalan kaki dapat melintas. Jika lampu masih merah, maka pengguna jalan diminta menunggu," tuturnya. 

    Dengan terpasangnya pelican cross ini, Manalu menegaskan bahwa pemasangan ini bukan untuk melegalkan parkir kendaraan di seberang kawasan Teras Samarinda. Fasilitas ini ditujukan untuk mempermudah akses masyarakat, terutama bagi pejalan kaki yang datang dari kawasan belakang Kantor Gubernur Kalimantan Timur.  

    Ia berharap fasilitas ini bisa digunakan dengan sebaik mungkin untuk seluruh masyarakat demi keselamatan pengendara dan pejalan kaki dengan mematuhi rambu-rambu lalulintas yang ada. 

    “Tidak semua pengunjung menggunakan kendaraan pribadi. Ada juga warga yang berjalan kaki. Dengan pelican cross ini, kami ingin memberikan fasilitas penyeberangan yang aman dan nyaman bagi mereka,” pungkasnya.  

    (Sf/Rs)