Seputar Kaltim

    Pelatihan Pencari Kerja PPU Tertunda, Disnaker Tunggu Kepastian Anggaran Perubahan

    Penulis:Cindy|Redaktur:Lodya A
    19 Agustus 2026 pukul 16:16 WITA

    Kabid Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Pelatihan tenaga kerja yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) belum bisa berjalan. Padahal, program tersebut dirancang sebagai bekal peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal sebelum mengikuti job fair.

    Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto mengatakan pelatihan administrasi perkantoran yang masuk dalam usulan APBD murni 2026 masih tertunda karena kepastian anggaran belum diperoleh.

    "Masih menunggu kepastian ketersediaan anggaran. Kita tidak berani melaksanakan karena takutnya nanti setelah dilaksanakan tidak terbayarkan," kata Eko, Rabu (19/8/2026).

    Pelatihan tersebut direncanakan berlangsung selama lima hari dengan 16 peserta dalam satu kelas. Anggaran yang diusulkan mencapai Rp226 juta.

    Menurut Eko, penundaan terjadi setelah adanya edaran bupati pada awal tahun yang meminta sejumlah kegiatan ditunda dan memprioritaskan program yang dianggap lebih mendesak.

    Disnakertrans menunggu kepastian anggaran perubahan sebelum menentukan apakah pelatihan dapat dilaksanakan. Jadwalnya pun belum ditetapkan.

    Eko menilai, pelatihan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kompetensi pencari kerja lokal agar memiliki peluang lebih besar saat masuk ke pasar kerja. "Harusnya sebelum job fair ada pelatihan," ujar dia.

    Jika anggaran tersedia, pelatihan akan dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur. Namun, penyelenggara atau mitra pelatihan juga belum ditentukan karena prosesnya nantinya akan dilakukan melalui e-katalog.

    Rencana pola pelatihan tahun ini, kata Eko, juga dibuat lebih ramping dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Disnakertrans PPU sempat menggelar pelatihan K3 umum dan K3 migas.

    Tahun ini, pelatihan administrasi perkantoran menjadi salah satu yang diusulkan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

    "Tapi tidak bisa dipaksakan. Karena apabila telah dilaksanakan, selesai pelatihan pasti mereka menuntut segera dibayarkan. Kalau anggarannya tidak mampu, itu yang kita hindari," jelasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Pelatihan Pencari Kerja PPU Tertunda, Disnaker Tunggu Kepastian Anggaran Perubahan

    Penulis:Cindy|Redaktur:Lodya A
    19 Agustus 2026 pukul 16:16 WITA

    Kabid Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Pelatihan tenaga kerja yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) belum bisa berjalan. Padahal, program tersebut dirancang sebagai bekal peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal sebelum mengikuti job fair.

    Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto mengatakan pelatihan administrasi perkantoran yang masuk dalam usulan APBD murni 2026 masih tertunda karena kepastian anggaran belum diperoleh.

    "Masih menunggu kepastian ketersediaan anggaran. Kita tidak berani melaksanakan karena takutnya nanti setelah dilaksanakan tidak terbayarkan," kata Eko, Rabu (19/8/2026).

    Pelatihan tersebut direncanakan berlangsung selama lima hari dengan 16 peserta dalam satu kelas. Anggaran yang diusulkan mencapai Rp226 juta.

    Menurut Eko, penundaan terjadi setelah adanya edaran bupati pada awal tahun yang meminta sejumlah kegiatan ditunda dan memprioritaskan program yang dianggap lebih mendesak.

    Disnakertrans menunggu kepastian anggaran perubahan sebelum menentukan apakah pelatihan dapat dilaksanakan. Jadwalnya pun belum ditetapkan.

    Eko menilai, pelatihan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat kompetensi pencari kerja lokal agar memiliki peluang lebih besar saat masuk ke pasar kerja. "Harusnya sebelum job fair ada pelatihan," ujar dia.

    Jika anggaran tersedia, pelatihan akan dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur. Namun, penyelenggara atau mitra pelatihan juga belum ditentukan karena prosesnya nantinya akan dilakukan melalui e-katalog.

    Rencana pola pelatihan tahun ini, kata Eko, juga dibuat lebih ramping dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Disnakertrans PPU sempat menggelar pelatihan K3 umum dan K3 migas.

    Tahun ini, pelatihan administrasi perkantoran menjadi salah satu yang diusulkan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

    "Tapi tidak bisa dipaksakan. Karena apabila telah dilaksanakan, selesai pelatihan pasti mereka menuntut segera dibayarkan. Kalau anggarannya tidak mampu, itu yang kita hindari," jelasnya.

    (Sf/Lo)