Seputar Kaltim

    Pelantikan TP PKK Kutim 2025–2030: Langkah Awal Pembinaan Keluarga dan Desa

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pelantikan sekaligus pengukuhan Ketua beserta pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Kabupaten Kutai Timur (Kutim). (foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) secara resmi melantik Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) masa bakti 2025–2030 pada Jumat (13/6/2025), di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.

    Kegiatan pelantikan ini menjadi langkah awal dalam upaya melakukan pembinaan terhadap keluarga serta pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

    Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menjadi mitra PKK.

    "PKK tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan pendampingan dan dukungan dari OPD, terutama dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat," ujar Sitti Robiah.

    Ia juga menekankan bahwa keberadaan PKK bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menyampaikan dan melaksanakan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya yang terkait dengan kesejahteraan keluarga.

    Selain itu, Robiah meminta para camat untuk turut memberikan dukungan dan dorongan kepada Ketua TP PKK Kecamatan agar lebih semangat dalam menjalankan tugas pembinaan hingga ke tingkat desa.

    "PKK Desa tidak akan bisa bekerja secara optimal tanpa adanya arahan dan pembinaan dari tingkat kecamatan. Oleh karena itu, komunikasi dua arah harus terus dibangun agar program dapat berjalan secara efektif," jelasnya.

    Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa sejumlah pembinaan telah dilakukan di beberapa wilayah Kutim. Beberapa kecamatan seperti Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaliorang, Sangkulirang, Rantau Pulung, Kaubun, Bengalon, dan Teluk Pandan telah menerima pembinaan tahap pertama dan kedua.

    “PKK ini memang tugasnya pembinaan. Jadi, pembinaan-pembinaan itulah yang harus kami lakukan. Sebagian besar sudah kami laksanakan di beberapa kecamatan,” tambahnya.

    Siti Robiah juga menyoroti pentingnya peran PKK Desa sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat, termasuk di level Dasawisma.

    "Dasawisma merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa. Oleh karena itu, pembinaan terhadap PKK Desa harus semakin ditingkatkan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pelantikan TP PKK Kutim 2025–2030: Langkah Awal Pembinaan Keluarga dan Desa

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pelantikan sekaligus pengukuhan Ketua beserta pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Kabupaten Kutai Timur (Kutim). (foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) secara resmi melantik Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) masa bakti 2025–2030 pada Jumat (13/6/2025), di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.

    Kegiatan pelantikan ini menjadi langkah awal dalam upaya melakukan pembinaan terhadap keluarga serta pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

    Ketua TP PKK Kutim, Siti Robiah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menjadi mitra PKK.

    "PKK tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan pendampingan dan dukungan dari OPD, terutama dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat," ujar Sitti Robiah.

    Ia juga menekankan bahwa keberadaan PKK bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menyampaikan dan melaksanakan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya yang terkait dengan kesejahteraan keluarga.

    Selain itu, Robiah meminta para camat untuk turut memberikan dukungan dan dorongan kepada Ketua TP PKK Kecamatan agar lebih semangat dalam menjalankan tugas pembinaan hingga ke tingkat desa.

    "PKK Desa tidak akan bisa bekerja secara optimal tanpa adanya arahan dan pembinaan dari tingkat kecamatan. Oleh karena itu, komunikasi dua arah harus terus dibangun agar program dapat berjalan secara efektif," jelasnya.

    Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa sejumlah pembinaan telah dilakukan di beberapa wilayah Kutim. Beberapa kecamatan seperti Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Kaliorang, Sangkulirang, Rantau Pulung, Kaubun, Bengalon, dan Teluk Pandan telah menerima pembinaan tahap pertama dan kedua.

    “PKK ini memang tugasnya pembinaan. Jadi, pembinaan-pembinaan itulah yang harus kami lakukan. Sebagian besar sudah kami laksanakan di beberapa kecamatan,” tambahnya.

    Siti Robiah juga menyoroti pentingnya peran PKK Desa sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat, termasuk di level Dasawisma.

    "Dasawisma merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa. Oleh karena itu, pembinaan terhadap PKK Desa harus semakin ditingkatkan," pungkasnya.

    (Sf/Rs)