Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balikpapan, Purnomo. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengumumkan bahwa pelantikan 1.329 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan dilaksanakan pada April 2025. Proses penetapan NIP P3K ini sempat mengalami keterlambatan karena jumlah peserta yang besar.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balikpapan, Purnomo menjelaskan, bahwa kota ini memiliki jumlah P3K yang jauh lebih banyak dibandingkan daerah lain.
Misalnya, Bontang hanya memiliki 214 orang. Karena jumlah yang besar, penetapan NIP harus dilakukan secara bertahap, yang menyebabkan keterlambatan pengumuman hasilnya.
"Sampai semuanya keluar, baru kami bisa umumkan," ucap Purnomo saat dihubungi awak media, Minggu (30/3/2025).
Ia juga mencatat bahwa proses di Bontang lebih cepat karena jumlah P3K yang lebih sedikit dan tidak mengalami penundaan dari pemerintah pusat.
Meskipun sempat ada hambatan, Purnomo optimis pelantikan P3K di Balikpapan akan selesai paling lambat pada April 2025.
"Mudah-mudahan, bulan April sudah selesai," tambahnya.
Sebagian besar P3K di Balikpapan merupakan tenaga teknis, dengan jumlah guru yang lebih sedikit. Meski ada kebijakan efisiensi anggaran, ia memastikan bahwa belanja pegawai tetap terjaga, dan pemangkasan anggaran lebih difokuskan pada kegiatan seremonial, pengadaan barang dan jasa, perjalanan dinas, serta pertemuan di luar kota.
“Dengan target selesai pada April, diharapkan para P3K di Balikpapan dapat segera mendapatkan kepastian status kepegawaian mereka,” paparnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balikpapan, Purnomo. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengumumkan bahwa pelantikan 1.329 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) akan dilaksanakan pada April 2025. Proses penetapan NIP P3K ini sempat mengalami keterlambatan karena jumlah peserta yang besar.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Balikpapan, Purnomo menjelaskan, bahwa kota ini memiliki jumlah P3K yang jauh lebih banyak dibandingkan daerah lain.
Misalnya, Bontang hanya memiliki 214 orang. Karena jumlah yang besar, penetapan NIP harus dilakukan secara bertahap, yang menyebabkan keterlambatan pengumuman hasilnya.
"Sampai semuanya keluar, baru kami bisa umumkan," ucap Purnomo saat dihubungi awak media, Minggu (30/3/2025).
Ia juga mencatat bahwa proses di Bontang lebih cepat karena jumlah P3K yang lebih sedikit dan tidak mengalami penundaan dari pemerintah pusat.
Meskipun sempat ada hambatan, Purnomo optimis pelantikan P3K di Balikpapan akan selesai paling lambat pada April 2025.
"Mudah-mudahan, bulan April sudah selesai," tambahnya.
Sebagian besar P3K di Balikpapan merupakan tenaga teknis, dengan jumlah guru yang lebih sedikit. Meski ada kebijakan efisiensi anggaran, ia memastikan bahwa belanja pegawai tetap terjaga, dan pemangkasan anggaran lebih difokuskan pada kegiatan seremonial, pengadaan barang dan jasa, perjalanan dinas, serta pertemuan di luar kota.
“Dengan target selesai pada April, diharapkan para P3K di Balikpapan dapat segera mendapatkan kepastian status kepegawaian mereka,” paparnya.
(Sf/Rs)