Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekda PPU, Tohar.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) periode 2025-2030, Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin (Mudyat-WIN) dijawalkan berlangsung di istana negara, Jakarta Pusat pada 20 Februari mendatang.
“Sebelumnya sempat diinformasikan bahwa pelantikan kepala daerah akan dilaksanakan pada 6 Februari 2025, tapi karena ada perubahan dinamika baru, maka direncanakan pada 20 Februari 2025 mendatang,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, Sabtu (15/2/2025).
Meski mekanisme pelantikan tetap sama, yakni melakukan pengambilan sumpah dan janji jabatan, tapi prosesi peralihan kepemimpinan baru kali ini menjadi sedikit berbeda dibandingkan periode sebelumnya karena pemindahan lokasi.
“Biasanya, pelantikan kepala daerah akan dilaksanakan di ibukota kabupaten atau provinsi, tapi kali ini berbeda,” ungkap Tohar.
Setelah pelantikan, pasangan Mudyat-WIN direncanakan akan mengikuti pembekalan kepemimpinan di Magelang, Jawa Tengah selama sembilan hari, 21-28 Februari 2025.
"Pendampingan dari daerah diperbolehkan agar ada penghubung keperluan-keperluan yang dibutuhkan beliau,” ungkapnya.
Dengan kehadiran pemimpin daerah yang baru diharapkan dapat membawa perubahan signifikan terhadap pembangunan daerah dan lainnya, serta menjalankan visi misi dengan amanah.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekda PPU, Tohar.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) periode 2025-2030, Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin (Mudyat-WIN) dijawalkan berlangsung di istana negara, Jakarta Pusat pada 20 Februari mendatang.
“Sebelumnya sempat diinformasikan bahwa pelantikan kepala daerah akan dilaksanakan pada 6 Februari 2025, tapi karena ada perubahan dinamika baru, maka direncanakan pada 20 Februari 2025 mendatang,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar, Sabtu (15/2/2025).
Meski mekanisme pelantikan tetap sama, yakni melakukan pengambilan sumpah dan janji jabatan, tapi prosesi peralihan kepemimpinan baru kali ini menjadi sedikit berbeda dibandingkan periode sebelumnya karena pemindahan lokasi.
“Biasanya, pelantikan kepala daerah akan dilaksanakan di ibukota kabupaten atau provinsi, tapi kali ini berbeda,” ungkap Tohar.
Setelah pelantikan, pasangan Mudyat-WIN direncanakan akan mengikuti pembekalan kepemimpinan di Magelang, Jawa Tengah selama sembilan hari, 21-28 Februari 2025.
"Pendampingan dari daerah diperbolehkan agar ada penghubung keperluan-keperluan yang dibutuhkan beliau,” ungkapnya.
Dengan kehadiran pemimpin daerah yang baru diharapkan dapat membawa perubahan signifikan terhadap pembangunan daerah dan lainnya, serta menjalankan visi misi dengan amanah.
(Sf/By)