Seputar Kaltim

    Pelaku UMKM di Teras Samarinda Keluhkan Air yang Sering Mati, Dua Toilet Perempuan dalam Kondisi Rusak

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    15 Oktober 2024 pukul 18:27 WITA

    Toilet perempuan Teras Samarinda yang dalam kondisi rusak, Selasa (15/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Memasuki pekan kedua setelah ditetapkannya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Teras Samarinda, dari pantauan media ini pada Selasa (15/10/2024) belum semua stan diisi oleh pelaku usaha terpilih. 

    Baru terdapat satu pelaku usaha yang menjajakan dagangannya. Sedangkan stan lain ada yang sudah terisi oleh alat dan kelengkapannya, ada juga yang masih tidak terisi apapun. 

    Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pada 30 September 2024 telah menetapkan lima pelaku UMKM dari seribu lebih pendaftar di website terassamarinda.com. Di antaranya yakni Gaya Ice Cream, Pluto House & Coffee, Pedas Manis, Rustic Camp Cafe, dan Fresh Your Day.

    Pemilik usaha Gaya Ice Cream, Anas menyampaikan dirinya baru mengisi stan itu sekitar empat hari. Selama itu, ia menilai omzet yang dicapai lumayan besar, capai jutaan rupiah perharinya. 
    “Yang lainnya belum buka, sudah empat hari jualan, masyarakat cukup antusias,” ungkap Anas saat dikonfirmasi. 

    Meski antusias masyarkat cukup tinggi, namun tak setiap hari penjualannya mencapai target. Ia mempunyai target omzet perhari sebesar Rp6 juta, dan itu bisa tercapai di akhir pekan. Di mana pada waktu libur itu lebih banyak masyarkat yang mengunjungi Teras Samarinda ketimbang hari-hari biasa. 

    Lebih lanjut ia juga menyebutkan tak ada aturan jam yang diberikan, hanya saja memang harus menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 

    Anas juga mengeluhkan ketersediaan air yang ada di toilet Teras Samarinda sering tak mengalir. Pantauan di lapangan memang terdapat dua toilet perempuan yang rusak, sedangkan yang lainnya terkunci dan air dalam kondisi tak mengalir. 

    Padahal belum lama tempat wisata itu diresmikan namun beberapa fasilitas sudah alami kerusakan.  Selain toilet, beberapa waktu lalu juga keadaan pagar setinggi 80 cm yang mengelilingi Teras Samarinda juga sempat terlepas hingga diputuskan untuk dibongkar untuk ditambah kedalamannya. 

    “Untuk listrik aman saja sejauh ini, minusnya air di toiletnya sering kosong,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Pelaku UMKM di Teras Samarinda Keluhkan Air yang Sering Mati, Dua Toilet Perempuan dalam Kondisi Rusak

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    15 Oktober 2024 pukul 18:27 WITA

    Toilet perempuan Teras Samarinda yang dalam kondisi rusak, Selasa (15/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Memasuki pekan kedua setelah ditetapkannya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Teras Samarinda, dari pantauan media ini pada Selasa (15/10/2024) belum semua stan diisi oleh pelaku usaha terpilih. 

    Baru terdapat satu pelaku usaha yang menjajakan dagangannya. Sedangkan stan lain ada yang sudah terisi oleh alat dan kelengkapannya, ada juga yang masih tidak terisi apapun. 

    Sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pada 30 September 2024 telah menetapkan lima pelaku UMKM dari seribu lebih pendaftar di website terassamarinda.com. Di antaranya yakni Gaya Ice Cream, Pluto House & Coffee, Pedas Manis, Rustic Camp Cafe, dan Fresh Your Day.

    Pemilik usaha Gaya Ice Cream, Anas menyampaikan dirinya baru mengisi stan itu sekitar empat hari. Selama itu, ia menilai omzet yang dicapai lumayan besar, capai jutaan rupiah perharinya. 
    “Yang lainnya belum buka, sudah empat hari jualan, masyarakat cukup antusias,” ungkap Anas saat dikonfirmasi. 

    Meski antusias masyarkat cukup tinggi, namun tak setiap hari penjualannya mencapai target. Ia mempunyai target omzet perhari sebesar Rp6 juta, dan itu bisa tercapai di akhir pekan. Di mana pada waktu libur itu lebih banyak masyarkat yang mengunjungi Teras Samarinda ketimbang hari-hari biasa. 

    Lebih lanjut ia juga menyebutkan tak ada aturan jam yang diberikan, hanya saja memang harus menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 

    Anas juga mengeluhkan ketersediaan air yang ada di toilet Teras Samarinda sering tak mengalir. Pantauan di lapangan memang terdapat dua toilet perempuan yang rusak, sedangkan yang lainnya terkunci dan air dalam kondisi tak mengalir. 

    Padahal belum lama tempat wisata itu diresmikan namun beberapa fasilitas sudah alami kerusakan.  Selain toilet, beberapa waktu lalu juga keadaan pagar setinggi 80 cm yang mengelilingi Teras Samarinda juga sempat terlepas hingga diputuskan untuk dibongkar untuk ditambah kedalamannya. 

    “Untuk listrik aman saja sejauh ini, minusnya air di toiletnya sering kosong,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)