Seputar Kaltim

    Pelaku UMKM di Kukar Harus Memiliki Legalitas NIB

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    16 Februari 2024 pukul 13:29 WITA

    Pelaku UMKM di Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) terus mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memliki legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB).

    Sekretaris Diskop-UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor mengaku tengah melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM dengan melakukan perbaikan manajemen, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan permodalan melalui Kukar Kredit Idaman.

    "Saat ini kami telah melakukan binaan kepada UMKM,” ungkap Thaufiq, Jumat (16/02/2024).

    Ia mengatakan pelaku UMKM harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, sehingga tetap eksis dalam menghadapi persaingan. 

    Menurut dia, pelaku UMKM perlu didorong untuk memasarkan produk secara digitalisasi dan marketing digital yakni e-katalog.

    Dengan begitu, UMKM akan menjadi semakin besar dan naik kelas. “Kami juga fasilitasi pembinaan untuk masuk ke e-katalog, UMKM juga harus beradaptasi dengan teknologi supaya bisa bersaing di pasar yang lebih besar,” katanya.

    Dirinya mengaku  kini tercatat ada sekitar 65.000 UMKM di Kukar. Diskop-UKM akan terus melakukan pendampingan, mulai dari Nomor Induk Perusahaan, sertifikasi halal, kemasan produk dan bantuan peralatan yang dibutuhkan.

    “Dengan begitu pelaku UMKM bisa meningkatkan penghasilan dan membuka peluang lapangan pekerjaan, terutama bagi masyarakat miskin,” pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Pelaku UMKM di Kukar Harus Memiliki Legalitas NIB

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    16 Februari 2024 pukul 13:29 WITA

    Pelaku UMKM di Kukar. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) terus mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memliki legalitas Nomor Induk Berusaha (NIB).

    Sekretaris Diskop-UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor mengaku tengah melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM dengan melakukan perbaikan manajemen, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), dan permodalan melalui Kukar Kredit Idaman.

    "Saat ini kami telah melakukan binaan kepada UMKM,” ungkap Thaufiq, Jumat (16/02/2024).

    Ia mengatakan pelaku UMKM harus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, sehingga tetap eksis dalam menghadapi persaingan. 

    Menurut dia, pelaku UMKM perlu didorong untuk memasarkan produk secara digitalisasi dan marketing digital yakni e-katalog.

    Dengan begitu, UMKM akan menjadi semakin besar dan naik kelas. “Kami juga fasilitasi pembinaan untuk masuk ke e-katalog, UMKM juga harus beradaptasi dengan teknologi supaya bisa bersaing di pasar yang lebih besar,” katanya.

    Dirinya mengaku  kini tercatat ada sekitar 65.000 UMKM di Kukar. Diskop-UKM akan terus melakukan pendampingan, mulai dari Nomor Induk Perusahaan, sertifikasi halal, kemasan produk dan bantuan peralatan yang dibutuhkan.

    “Dengan begitu pelaku UMKM bisa meningkatkan penghasilan dan membuka peluang lapangan pekerjaan, terutama bagi masyarakat miskin,” pungkasnya.

    (Sf/By)