Cari disini...
Seputar Kaltim
Kue Sagon Kelapa, produk dari Kecamatan Anggana. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas, pelaku Industri Kecil Menegah (IKM) yang ada di Kutai Kartanegara (Kukar) akan difasilitasi pemasaran digital untuk memasarkan produknya secara online.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah mengatakan, untuk para pelaku IKM yang talah memproduksi suatu produk dan bersertifikasi halal serta memiliki home industri, akan didaftarkan di E-commerce.
"Produk yang dimaksud ini seperti amplang, kerupuk udang dan roti balok. Itu produk hasil yang sudah menunjukkan kontribusinya di Kukar, mereka sudah kami buatkan akun di E-commerce yakni ada Shopee, facebook dan lainnya," kata Sayid Minggu (23/6/2024).
Sayid menyebut, para pelaku IKM tersebut telah mendapat perizinan dan diakui kehalalannya.
"Kita juga bantu pelaku IKM ini supaya bisa masuk ke e-katalog. belum lagi adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) nanti juga akan menyerap produk-produk IKM Kukar," sebutnya.
Sementara itu, pihaknya berencana akan membuat Rumah Produksi Bersama (RPB) yang berfungsi sebagai tempat konsultasi para pedagang untuk mengatahui cara mendapat perizinan hingga membuat kemasan produk.
"Rencana pembuatan RPB ini kita buat di Kecamatan Tenggarong Seberang," ucapnya.
Ia berpesan kepada pelaku IKM yang telah terdaftar di E-commerce untuk terus konsisten memasarkan produknya di online.
"Kami punya harapan yang sangat besar kepada pelaku IKM agar mereka memiliki kualitas sehingga mampu bersaing dengan produk yang sudah besar," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kue Sagon Kelapa, produk dari Kecamatan Anggana. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebagai salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas, pelaku Industri Kecil Menegah (IKM) yang ada di Kutai Kartanegara (Kukar) akan difasilitasi pemasaran digital untuk memasarkan produknya secara online.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah mengatakan, untuk para pelaku IKM yang talah memproduksi suatu produk dan bersertifikasi halal serta memiliki home industri, akan didaftarkan di E-commerce.
"Produk yang dimaksud ini seperti amplang, kerupuk udang dan roti balok. Itu produk hasil yang sudah menunjukkan kontribusinya di Kukar, mereka sudah kami buatkan akun di E-commerce yakni ada Shopee, facebook dan lainnya," kata Sayid Minggu (23/6/2024).
Sayid menyebut, para pelaku IKM tersebut telah mendapat perizinan dan diakui kehalalannya.
"Kita juga bantu pelaku IKM ini supaya bisa masuk ke e-katalog. belum lagi adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) nanti juga akan menyerap produk-produk IKM Kukar," sebutnya.
Sementara itu, pihaknya berencana akan membuat Rumah Produksi Bersama (RPB) yang berfungsi sebagai tempat konsultasi para pedagang untuk mengatahui cara mendapat perizinan hingga membuat kemasan produk.
"Rencana pembuatan RPB ini kita buat di Kecamatan Tenggarong Seberang," ucapnya.
Ia berpesan kepada pelaku IKM yang telah terdaftar di E-commerce untuk terus konsisten memasarkan produknya di online.
"Kami punya harapan yang sangat besar kepada pelaku IKM agar mereka memiliki kualitas sehingga mampu bersaing dengan produk yang sudah besar," pungkasnya.
(Sf/Rs)